Beranda Olahraga Helm Raksasa Hadir di Bundaran HI, Semarakkan Road to MotoGP Mandalika 2026

Helm Raksasa Hadir di Bundaran HI, Semarakkan Road to MotoGP Mandalika 2026

0
Helm raksasa
Giant Helmet Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Bundaran HI. (ist)

balibercerita.com – 

Helm raksasa yang dinamakan Giant Helmet Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 hadir di kawasan Bundaran HI Jakarta pada Minggu (27/9), bertepatan dengan kegiatan fun walk dalam car free day (CFD). Aktivasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 untuk membawa atmosfer MotoGP lebih dekat kepada masyarakat. 

 

Dari Bundaran HI, euforia kemudian diarahkan menuju Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang akan menjadi arena balapan pada 9-11 Oktober 2026. Giant helmet yang ditempatkan di salah satu ruang publik ikonik Jakarta itu sekaligus menjadi simbol ajakan kepada masyarakat untuk ikut meramaikan gelaran balap motor dunia tersebut. Dukungan publik juga diharapkan menguat untuk dua pebalap Indonesia, Mario Aji dan Veda Ega Pratama, yang akan berlaga di kelas dunia.

 

Besarnya perhatian publik terhadap MotoGP tercermin dari jangkauan penontonnya. Berdasarkan data Dorna Sports yang tercantum dalam Yearbook MGPA, jumlah penonton MotoGP melalui media penyiaran di Indonesia mencapai 2.956.333 orang. Dari jumlah tersebut, 60 persen merupakan penonton laki-laki, dengan kelompok usia utama 20-54 tahun.

Baca Juga:   Lepaskan Panah, Wabup dan Ketua DPRD Badung Resmi Buka Porsenijar Badung 2026

 

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka mengatakan, helm raksasa di Jakarta merupakan bagian dari upaya membawa semangat MotoGP lebih dekat kepada masyarakat. “Kami ingin semangat menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya terasa di Mandalika, tetapi juga hadir di tengah masyarakat Indonesia. Giant helmet di bundaran HI menjadi salah satu simbol bahwa kita sedang menuju perhelatan besar,” ujar Troy.

 

Menurutnya, dari Jakarta masyarakat diajak bersama-sama membangun euforia sekaligus memberikan dukungan kepada Mario Aji dan Veda Ega Pratama sebagai Indonesian heroes. Di tengah euforia yang mulai dibangun, persiapan penyelenggaraan di Mandalika juga memasuki tahap akhir. Hingga H-12, kesiapan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 disebut telah mencapai 95 persen dan kini memasuki fase final check.

 

Pengecekan dilakukan terhadap seluruh aspek penyelenggaraan, mulai dari sirkuit dan race operation, transportasi serta konektivitas, keamanan, kesehatan, akomodasi, hingga pelayanan penonton dan keterlibatan masyarakat. Track inspection bersama para pemangku kepentingan sebelumnya juga telah dilakukan sebagai bagian dari persiapan menuju homologasi FIM Grade A yang dijadwalkan pada 8 Oktober 2026.

Baca Juga:   Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Podium Perdana Indonesia di Moto3 GP Brasil

 

Untuk mendukung jalannya balapan, sebanyak 400 marshal disiapkan dan akan menjalani pelatihan pada 5-8 Oktober. Mobilitas penonton di dalam kawasan akan didukung 118 shuttle selama 9-11 Oktober, ditambah 35 shuttle dari Pemerintah Provinsi NTB untuk transportasi di luar kawasan.

 

Dari aspek keamanan, sebanyak 170 personel security dan 550 personel crowd control disiapkan. Sementara, layanan medis mencakup personel dan peralatan medis, heli medis, layanan rujukan, hingga kebutuhan Mini ICU VIP.

 

Antusiasme penonton untuk hadir langsung di Mandalika juga terus meningkat. Tiket khusus pemegang KTP NTB tahap pertama telah sold out, sedangkan penjualan tahap kedua telah dibuka. Untuk masyarakat umum, penjualan tiket telah memasuki periode harga normal. 

 

Penonton yang ingin menyaksikan langsung balapan di Pertamina Mandalika International Circuit diimbau mengamankan tiket sesuai kategori yang diinginkan. “Kesiapan event sudah mencapai 95 persen dan sekarang kami memasuki fase final check. Di saat yang sama, antusiasme penonton juga terus meningkat,” kata Troy.

 

Menurutnya, kehadiran penonton di tribun akan menjadi bagian penting dalam membangun atmosfer balapan sekaligus memberikan energi tambahan bagi para pebalap Indonesia. Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 juga melibatkan berbagai mitra dan pelaku ekonomi. Sejumlah sponsor mendukung penyelenggaraan diantaranya Pertamina, BRI, Bank Mandiri, BNI, BSI, BTN, Narmada, Astra Honda Motor, Extra Joss, Airbnb, Red Bull, Coca-Cola, hingga sejumlah mitra lainnya.

Baca Juga:   Denpasar Sabet Gelar Juara Liga Kampung Soekarno Cup III Bali 2026

 

Dukungan transportasi udara datang dari Pelita Air, Garuda Indonesia, dan Citilink sebagai airline partners. Selain balapan di sirkuit, sejumlah side event turut disiapkan, seperti watch party pada 4 Oktober, riders parade di Mataram, serta opening ceremony pada 11 Oktober yang akan melibatkan unsur budaya dan talenta lokal. Event ini juga melibatkan sekitar 2.200 volunteer dan 213 UMKM, baik dari kelompok binaan maupun UMKM komersial.

 

Troy mengatakan, rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat Mandalika sebagai destinasi sport tourism Indonesia. “Dari Bundaran HI menuju Mandalika, mari kita bersama-sama membangun energi positif dan memenuhi tribun Pertamina Mandalika International Circuit. Dukungan masyarakat dari tribun akan menjadi energi tersendiri bagi para Indonesian heroes yang membawa nama Indonesia semakin mendunia,” pungkasnya. (BC5)