Libur Nataru Berpotensi Tingkatkan 20 Persen Pergerakan Penumpang di Bandara Ngurah Rai

0
245
Nataru
Bandara Ngurah Rai. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –

Sepanjang periode libur Nataru tahun ini, pergerakan penumpang dan pesawat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai diperkirakan meningkat dibandingkan Nataru periode 2022. Selama 16 hari Posko Terpadu Angkutan Udara Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) Bandara Ngurah Rai beroperasi, jumlah penumpang diprediksi menyentuh angka 1.089.048 penumpang atau meningkat 20 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 909.143 penumpang.

Rata-rata jumlah penumpang domestik di periode Nataru diprediksi mencapai 35 ribu penumpang per hari atau meningkat 25 persen dibanding waktu normal sejumlah 28 ribu penumpang. Sementara untuk rata-rata harian penumpang internasional, diperkirakan sejumlah 32 ribu penumpang atau 7 persen di atas rata-rata harian penumpang internasional yakni 30 ribu orang per hari. 

Kondisi ini selaras dengan pergerakan pesawat udara di periode Nataru tahun ini, yang juga diperkirakan meningkat sebesar 43 persen dari 6.079 pergerakan pesawat udara di periode Nataru 2022 menjadi 8.674 pergerakan pesawat udara periode Nataru 2023. Berdasarkan data kinerja operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai hingga bulan Desember, terdapat 18 rute domestik berjadwal yang dilayani 11 maskapai dan 29 rute berjadwal internasional yang dilayani oleh 34 maskapai.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan mengatakan, puncak pergerakan penumpang libur Natal diperkirakan terjadi pada Jumat (22/12), sejumlah 72.754 penumpang dengan 408 pergerakan pesawat. Sementara, puncak jumlah penumpang pada periode tahun baru diprediksi terjadi pada Selasa (2/1) yaitu sejumlah 69.237 penumpang dengan 392 pergerakan pesawat. 

Baca Juga:   Sambut Kedatangan Wisatawan Tiongkok, Disperindag Denpasar Kurasi Produk UMKM

“Kami memprediksi di awal pelaksanaan Posko Nataru akan didominasi oleh penumpang kedatangan, baik domestik maupun internasional. Peningkatan jumlah kedatangan penumpang diperkirakan mulai terjadi pada hari Kamis, 21 Desember,” ucapnya.

Peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat di Bandara Ngurah Rai saat akhir tahun merupakan siklus tahunan yang biasa terjadi pada periode Natal dan Tahun Baru. Masa ini merupakan salah satu periode peak season dalam pelayanan jasa kebandarudaraan. Apalagi libur Nataru terjadi berbarengan dengan libur anak sekolah, sehingga kemungkinan akan ada yang mengambil cuti di awal untuk menghindari kepadatan menjelang hari libur Nataru. 

“Jika di hari operasional biasa rata-rata kami melayani 30 ribu penumpang, saat awal Posko Nataru kami prediksi bisa mencapai 35 hingga 40 ribu penumpang kedatangan,” ungkapnya.

Tahun ini, ia mencatat peningkatan trafik penumpang yang semakin baik dibanding kinerja tahun sebelumnya. Adanya lonjakan jumlah penumpang tentu menandakan pemulihan kinerja operasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai dan kondisi pariwisata Bali. Berdasarkan data yang ia himpun dari Kementerian Perhubungan, rute tujuan Bali melalui Bandara Soekarno Hatta merupakan destinasi domestik utama dengan jumlah penumpang dalam negeri tertinggi yakni sekitar 65.000 tiket penerbangan yang telah terjual. Hal ini juga menandakan bahwa Bali masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan akhir tahun. 

Baca Juga:   Tersangka Kasus Narkoba Menikah di Rutan Polresta Denpasar 

Ia mengaku siap melayani lonjakan penumpang selama periode Nataru. Pihaknya bersama komunitas bandara telah mendirikan Posko Terpadu Angkutan Udara Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) yang akan beroperasi selama 16 hari sejak tanggal 19 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024. Ia telah menyiapkan 1.367 personil petugas bandara untuk bertugas memonitoring dan memberikan pelayanan kepada penumpang. 

Selain Posko Terpadu yang berlokasi di terminal domestik dan internasional, pihaknya juga memastikan bahwa seluruh fasilitas bandara dalam kondisi prima untuk mewujudkan pelayanan angkutan Nataru yang aman dan nyaman. Hal ini juga telah dipastikan oleh Kementerian Perhubungan melalui tim inspeksi kesiapan penyelenggaraan Angkutan Nataru 2023 yang telah melaksanakan kegiatan inspeksi pada akhir November lalu. Hasil inspeksi menyatakan Bandara I Gusti Ngurah Rai siap dalam penyelenggaraan Angkutan Nataru.

Baca Juga:   Tangani Sampah Saat Pengerupukan, DLHK Badung Terjunkan 600 Personel

Juga terdapat Posko Keamanan di area pintu masuk kendaraan yang akan melibatkan institusi TNI Polri. Seluruh instansi komunitas bandara memiliki komitmen yang sama untuk dapat memberikan layanan terbaik dari sisi keamanan hingga pelayanan pada angkutan Nataru tahun ini. 

Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, Agustinus Budi Hartono mengungkapkan dengan adanya lonjakan yang demikian tinggi, perlu antisipasi dan kesiapan para stakeholder di Bandara I Gusti Ngurah Rai terkait cuaca ekstrim, angin dan bencana alam yang berpotensi hazard, ancaman keamanan dan ketertiban, kesiapan armada dan ground handling, potensi terjadinya delay dan cancel serta hal teknis yang mengganggu keselamatan dan keamanan penerbangan, serta potensi kegiatan layang-layang, laser dan kembang api yang mengganggu KKOP Penerbangan serta traffic lalu lintas yang menuju dan keluar dari Bandara I Gusti Ngurah Rai. 

“Kami selalu menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan safety, security dan service agar penumpang selalu merasa aman, selamat dan nyaman. Untuk periode Nataru ini, ramp check terhadap pesawat akan dilaksanakan sebanyak 95 kali di wilayah Bali dan 210 kali di lokasi Lombok, Kupang dan Labuan Bajo dimana semuanya itu terhubung dengan destinasi Bali,” jelasnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini