Beranda Umum Satpol PP Badung Tangani WNA Depresi di Bandara Ngurah Rai

Satpol PP Badung Tangani WNA Depresi di Bandara Ngurah Rai

0
Depresi
Petugas Satpol PP menggiring WNA depresi, di Bandara Ngurah Rai. (ist)

balibercerita.com –
Respons cepat dilakukan petugas Satpol PP Badung terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman yang mengalami depresi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Selasa (7/10). Langkah tanggap ini menjadi bukti kesiapsiagaan petugas dalam menangani situasi darurat di ruang publik.

WNA berinisial AS, kelahiran 7 September 1999 itu awalnya diamankan petugas keamanan bandara setelah bertindak tidak terkendali dan mengganggu kenyamanan penumpang di area keberangkatan. Petugas Satpol PP Badung yang tergabung dalam BKO Kecamatan Kuta segera diterjunkan begitu menerima laporan.

Baca Juga:   Di Badung, Dua Kopdes Merah Putih Sudah Beroperasi

Kepala Seksi Operasional Satpol PP Badung, Made Astika Jaya mengatakan, penanganan dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek kemanusiaan dan keselamatan. “Begitu kami menerima laporan, tim langsung turun ke lapangan. Karena yang bersangkutan menunjukkan tanda-tanda depresi berat, kami fokus pada langkah medis,” jelasnya, Rabu (8/10).

Petugas kemudian mengevakuasi WNA tersebut ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk mendapatkan perawatan. Dalam proses penanganan awal, WNA tersebut tidak membawa paspor atau dokumen identitas lainnya.

Baca Juga:   Mulai 4 Februari, Pintu Masuk Bali Dibuka untuk Internasional

Satpol PP pun segera berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Ngurah Rai untuk memastikan identitas yang bersangkutan. Dari hasil penelusuran, diketahui WNA itu adalah warga negara Jerman.

“Koordinasi kami lakukan dengan cepat agar proses identifikasi dan penanganan medis berjalan lancar. Saat ini yang bersangkutan masih dirawat dan kondisi terus dipantau,” tambah Astika.

Tindakan cepat Satpol PP Badung bersama pihak keamanan bandara dan Imigrasi menunjukkan sinergi lintas instansi dalam menangani WNA dengan kondisi khusus. Selain menjaga ketertiban di area publik, petugas juga memastikan setiap langkah dilakukan secara profesional dan berlandaskan kemanusiaan.

Baca Juga:   Lebaran 2026, Bandara Ngurah Rai Proyeksikan Layani 1,1 Juta Penumpang dan 401 Extra Flight

Dengan penanganan yang cepat dan terkoordinasi ini, situasi di Bandara Ngurah Rai tetap kondusif tanpa menimbulkan kepanikan di kalangan penumpang. Langkah tersebut sekaligus menjadi contoh penerapan standar penanganan WNA bermasalah di wilayah pariwisata Bali. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini