balibercerita.com –
Menyusul erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur pada Rabu (8/10) malam, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai memastikan seluruh operasional penerbangan masih berjalan normal. Meski demikian, pihak bandara tetap meningkatkan koordinasi dan kewaspadaan untuk mengantisipasi potensi dampak abu vulkanik terhadap penerbangan.
Communication & Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi menyampaikan bahwa hingga Kamis (9/10) pagi, tidak terdapat gangguan operasional penerbangan. “Seluruh penerbangan berjalan normal. Kami terus memantau perkembangan situasi bersama instansi terkait, termasuk BMKG, AirNav, dan maskapai,” ujarnya.
Selain pemantauan intensif terhadap sebaran abu vulkanik, pihak bandara juga menyiapkan langkah mitigasi cepat jika arah angin berubah dan berpotensi membawa abu ke wilayah Bali. Koordinasi dilakukan melalui Airport Operation Control Center (AOCC) yang menjadi pusat kendali informasi penerbangan. “Jika ada perkembangan yang perlu disampaikan kepada masyarakat maupun pengguna jasa, kami akan memperbarui informasinya secara resmi,” tambahnya.
Sampai berita ini diterbitkan, aktivitas penerbangan di Bandara Ngurah Rai masih berlangsung lancar, dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan berjalan sesuai rencana. (BC5)



















