balibercerita.com –
Penanaman jaringan pipa distribusi air bersih di dasar perairan Teluk Benoa, Badung, ditargetkan rampung November mendatang. Pipa tersebut akan ditanam sedalam 60–80 cm dari permukaan dasar laut, dengan pelaksanaan pekerjaan menyesuaikan siklus pasang surut air laut.
Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Wayan Suyasa mengatakan, pekerjaan belum dapat dilakukan secara leluasa karena bergantung pada kondisi perairan. Proses penanaman harus menunggu air surut agar ponton yang digunakan dalam pekerjaan dapat bergerak dan beroperasi dengan optimal. “Proses penanaman pipa akan dilakukan secara bertahap karena menunggu air surut,” ungkapnya.
Menurut Suyasa, air laut surut terjadi sekitar 15 hari dalam sebulan. Namun, waktu yang memungkinkan untuk melakukan pekerjaan hanya sekitar 4 jam. Sementara itu, pada kondisi mando atau ketinggian air sekitar 70–120 cm, pergerakan ponton menjadi terbatas.
Berdasarkan siklus tersebut, pekerjaan penanaman pipa dijadwalkan kembali pada 15 November mendatang. Perumdam Tirta Mangutama pun mengupayakan agar seluruh tahapan pemasangan jaringan pipa bawah laut tersebut dapat diselesaikan sesuai target pada bulan ini.
“Jadi melihat siklus, nanti tanggal 15 November air laut akan surut. Pekerjaan akan kembali dilanjutkan. Pipa akan ditanam 60–80 cm dari permukaan dasar laut,” pungkasnya. (BC5)

















