Pertama Kalinya, Ikayana Dipimpin Non-akademisi, I.B. Rai Mantra Jadi Ketua

0
306
Ikayana
I.B. Rai Mantra (kiri) bersama Rektor Unud. (ist)

Denpasar, balibercerita.com – 

Untuk pertama kalinya Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Udayana (Ikayana) dipimpin oleh orang bukan berasal dari kalangan akademisi ataupun mantan rektor. Selaku tokoh masyarakat atau praktisi (non-akademisi), Dr. Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, S.E., M.Si. terpilih menjadi Ketua Umum Ikayana Periode 2023-2027. 

Mantan Wali Kota Denpasar ini terpilih secara aklamasi pada musyawarah pleno yang dilaksanakan, Jumat (17/3), di gedung Agrokompleks Kampus Unud, Jalan Panglima Besar (PB) Sudirman Denpasar. Upacara Pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Udayana Periode 2023-2027 dilaksanakan Sabtu (2/12) di aula gedung Pascasarjana Universitas Udayana, Kampus Sudirman, Denpasar.

Upacara pelantikan dirangkai dengan penandatanganan MoU antara Ikayana dengan Unud, Pemerintah Kota Denpasar, dan Bank BNI Denpasar. Hal ini dilakukan sebagai langkah rebranding lulusan Unud dalam upaya mengangkat marwah Udayana melalui kerjasama co-branding dengan BNI dan Pemkot Denpasar. Rangkaian kegiatan juga melaksanakan muspleno khusus untuk menetapkan perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Ikayana.

Baca Juga:   Bali United Gagal Tundukkan Madura United

Ketua Umum Ikayana Dr. Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan bahwa saat ini alumni Unud berjumlah kurang lebih 120.000 orang yang tersebar di dalam dan luar negeri. Mereka banyak menduduki posisi penting, seperti Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ibu Bintang Puspayoga, Duta Besar RI di Zimbabwe, Zambia, dan Irlandia, Gubernur, Wali Kota, Bupati dan lain sebagainya.

Ia mengajak seluruh alumni Unud untuk aktif memberikan kontribusi bukan hanya untuk kemajuan almamater, tetapi juga untuk kemajuan bangsa dan negara. Pihaknya akan mengaktifkan Pengurus Cabang, Pengurus Daerah, Pengurus Luar Negeri, dan Komisariat Fakultas. Kepengurusan Ikayana periode 2023-2027 ini merupakan perpaduan dari berbagai latar belakang, baik dari kalangan swasta, pemerintahan, maupun akademisi. Hal ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang kuat bagi Ikayana.

Sebagai Ketua Ikayana yang baru, ia ingin mencoba me-rebranding lulusan Unud dalam upaya mengangkat kembali marwah Unud dengan strategi kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya bekerja sama dengan BNI dan Pemkot Denpasar, dalam co-rebranding para lulusan. Melalui kerja sama ini, dilakukan penataan kartu anggota, program rorientasi kerja di dunia usaha dan beasiswa sampai pengelolaan dana pensiun akan disinkronisasikan dengan BNI. “Kita akan membuat semacam rumah besar, Ikayana untuk mengelola kebutuhan-kebutuhan hidup anggota,” ungkapnya.

Baca Juga:   Bangunan Kosong Eks Matahari Kuta Square Terbakar

Khusus bagi fresh graduate (lulusan baru tamat), ia ingin membentuk suatu orientasi yang tepat agar mereka tidak bingung saat terjun ke dunia kerja. Apakah mereka ingin menjadi PNS, swasta, wirausaha ataupun ingin melanjutkan pendidikannya dengan beasiswa. Karena itu, mereka nantinya akan difasilitasi program pembekalan, pelatihan dan magang agar mereka tahu apa yang diinginkan. Ia tidak mau lagi ada kata-kata lulusan tidak mempunyai ketetapan. 

“Mulai sekarang agar anak-anak Udayana memiliki suatu konsep yang memiliki orientasi yang tepat. Kerja sama ini akan kita lanjutkan kembali dengan pemerintahan daerah lainnya, termasuk dengan Gojek. Kita lakukan secara bertahap dulu dengan Pemkot Denpasar dan BNI,” jelasnya.

Baca Juga:   Denpasar Harmonisasi Enam Regulasi: Perkuat UMKM, Air Bersih, Telekomunikasi, dan Data Kesehatan

Rektor Unud Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T., Ph.D., R. menyambut baik dukungan Ikayana pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program-program Ikayana yang akan digagas nanti antara lain pemberian beasiswa kepada mahasiswa Unud, kesempatan magang bagi mahasiswa, dan pengembangan kewirausahaan, serta inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan kinerja Unud. Prestasi-prestasi alumni akan mencerminkan prestasi almamaternya.

Sementara itu Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jayanegara mengatakan bahwa alumni Unud mendominasi ASN pada Pemerintah Kota Denpasar. Demikian pula konsultan dan tenaga ahli alumni Unud telah banyak memberikan kontribusi bagi kemajuan Kota Denpasar. 

Oleh karena itu, pihaknya menyambut baik jalinan kerjasama antara Ikayana dengan Pemerintah Kota Denpasar khususnya dalam bidang pengembangan SDM dan Inovasi. Selain ASN, alumni Unud juga menduduki jajaran direksi BUMN dan pengusaha global. Tidak sedikit pula alumni Unud muda yang berprestasi dan mewakili Indonesia menjadi diaspora di luar negeri. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini