Perahu Nelayan Terbalik Dihantam Ombak di Nusa Lembongan, Delapan ABK Selamat

0
8
Perahu nelayan terbalik
Proses evakuasi korban oleh tim SAR gabungan. (ist)

balibercerita.com –
Sebuah perahu nelayan mengalami kecelakaan laut hingga terbalik setelah dihantam ombak di perairan Nusa Lembongan pada Selasa (14/4) malam. Beruntung, seluruh anak buah kapal (ABK) berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya menerangkan bahwa pihaknya menerima laporan insiden tersebut pada pukul 19.30 Wita, dari seorang pelapor bernama Ibu Eka. Kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 19.00 Wita.

“Perahu nelayan dengan delapan ABK berangkat dari Pulau Serangan menuju perairan Nusa Penida untuk mencari ikan. Namun di tengah perjalanan, perahu mereka terbalik akibat terempas ombak,” ungkapnya Rabu (15/4) pagi.

Baca Juga:   Selamatkan Anak, Pria Paruh Baya Tewas Terseret Arus di Pantai Seminyak

Dalam kondisi darurat, para korban berusaha bertahan dengan berpegangan pada badan perahu yang terbalik sambil menunggu bantuan. Mereka juga sempat meminta pertolongan sebelum akhirnya berhasil direspons cepat oleh petugas.

Menindaklanjuti laporan tersebut, operator siaga SAR langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Unit Siaga SAR Nusa Penida, Pos TNI AL Nusa Penida, serta VTS Benoa. Pada pukul 19.50 Wita, tim rescue diberangkatkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 05 menuju lokasi kejadian.

Baca Juga:   Tanggul Sungai di Denpasar Rusak Diterjang Banjir, Pemkot Siapkan Anggaran Perbaikan Rp15 Miliar

Pencarian dilakukan di sekitar koordinat 8°42’59.54″S – 115°22’28.39″E. Sekitar pukul 21.00 Wita, seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di titik 08°44’31,49”S – 115°20’49,7”E, atau sekitar 8,6 mil laut dari Pelabuhan Benoa. “Seluruh korban langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Benoa dan tiba sekitar pukul 21.50 Wita dalam kondisi selamat,” imbuhnya.

Setibanya di pelabuhan, kedelapan nelayan tersebut dibawa ke KN SAR Arjuna 229 untuk beristirahat sambil menunggu penjemputan oleh keluarga masing-masing. Adapun identitas korban yakni Wak Adin, Fahmi, Alpin, Ancung, Wak Pii, Boy, Aswin, dan Yondi, yang seluruhnya merupakan warga Serangan.

Baca Juga:   Pelaku Pemalakan Berdalih Sumbangan Ogoh-ogoh Ditangkap

Operasi penyelamatan melibatkan unsur SAR gabungan, di antaranya Unit Siaga SAR Nusa Penida, Pos TNI AL Nusa Penida, VTS Benoa, serta pemilik kapal. Respons cepat dan koordinasi yang solid menjadi kunci keberhasilan evakuasi seluruh korban dalam kondisi selamat. (BC5)