Penerbangan China Airlines ke Bali Kembali Beroperasi

0
200
China Airlines
Pesawat China Airlines saat mendarat perdana di Bali. (ist)

Mangupura, balibercerita.com – 

Setelah 2 tahun berhenti melakukan penerbangan ke Bali, pada Jumat (2/9) sore, maskapai China Airlines rute Taipei melakukan penerbangan perdana ke Bali. Menggunakan pesawat jenis Airbus A330-302 (B-18317), maskapai bernomor registrasi CAL771 ini mengangkut sebanyak 163 orang penumpang. 

Pesawat tersebut mendarat di Bandara Ngurah Rai pukul 15.00 Wita, setelah menempuh perjalanan selama 5 jam 30 menit. Sebelum masuk ke area parking stand A23, dilakukan penyambutan water salute sebagai ungkapan antusias kembali dimulainya konektivitas penerbangan langsung dari dan menuju ke China Taipei.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan mengatakan, China Airlines rute Taipei itu berstatus reguler flight reaktivasi slot penerbangan komersial sebelumnya dari maskapai terkait. China Airlines rute Taipei-Denpasar-Taipei itu akan terbang 2 kali seminggu, yaitu Selasa dan Jumat. 

Baca Juga:   Ditjen Imigrasi Perketat Aturan Visa C18 untuk Calon TKA

“Ini merupakan rute pertama dari China sejak dibukanya penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Tentunya ini meningkatkan konektivitas penerbangan ke Bandara Ngurah Rai,” ucapnya.

Kembali beroperasinya maskapai China Airlines tentu menjadi hal yang sangat menggembirakan bagi Bali, dan khususnya pihaknya di Bandara Ngurah Rai. Hal itu tentunya memberikan semangat optimisme bagi pemulihan sektor pariwisata Bali, karena wisatawan yang selama ini menduduki posisi pertama berwisata ke Bali akan kembali datang langsung dari negara asalnya. Walaupun hingga saat ini negara terkait diketahui masih memberlakukan zero tolerance untuk Covid-19. Dalam artian negara itu masih menjaga dan menerapkan aturan ketat terhadap perjalanan wisata melalui udara. 

Baca Juga:   Bea Cukai Ngurah Rai Bantu UMKM Bali Ekspor Produk Pameran ke Singapura

Dengan masuknya penerbangan rute baru tersebut, kini jumlah penerbangan internasional yang telah dilayani Bandara Ngurah Rai total berjumlah 22 rute dengan 23 maskapai internasional yang melayani 12 negara. Sebelum pandemi Covid-19, tahun 2019 WNA asal China terbanyak menuju Pulau Bali yaitu 1.196.497 orang, disusul WNA Australia 1.137.087 orang dan 377.543 orang WNA India. 

“Sebelum pandemi Covid-19 yaitu tahun 2019, maskapai yang melayani penerbangan khusus China ada sebanyak 8 maskapai dengan 20 rute, termasuk diantaranya China Airlines. Hal ini menjadi suatu acuan bagi kami memberikan peluang kepada maskapai lainnya untuk turut memperluas rutenya, sebagai salah satu upaya pemulihan dampak pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Baca Juga:   BBPOM Uji Keamanan Pangan Buka Puasa

Secara total pada periode Januari-Agustus 2022, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai telah melayani sebanyak 1.860.842, khusus penumpang internasional dengan 10.647 pesawat udara yang mengangkut. Pihaknya berharap dengan adanya penerbangan tersebut, dapat kembali menggeliatkan sektor pariwisata di Pulau Bali yang berpengaruh pada peningkatan perekonomian dominan masyarakat Bali. Terlebih dengan digelarnya KTT G20 akan memberikan kemudahan akses konektivitas terhadap beragam rute pilihan khususnya internasional. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini