Pantau MPLS, Bunda PAUD Tabanan Dorong 7 Kebiasaan Hebat Sejak Usia Dini

0
195
MPLS
Di sela-sela pemantauan MPLS, Bunda Rai tampak akrab berinteraksi dan berfoto bersama anak-anak, menyemangati mereka di hari pertama memasuki dunia sekolah yang baru. (ist)

Tabanan, balibercerita.com –
Suasana ceria menyambut kehadiran Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat memantau pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di dua lokasi, Senin (21/7). Didampingi sejumlah pejabat terkait, pengurus PKK, serta para kepala sekolah dan guru, Bunda Rai mengawali kunjungannya di Yayasan Rumah Taman Agustus, Desa Gubug, lalu melanjutkan ke SDN 1 Dajan Peken.

Kegiatan ini bukan sekadar pemantauan, tetapi juga menjadi ajang penting untuk menyampaikan pesan mendalam mengenai pembentukan karakter anak. Di hadapan para orangtua dan guru, Bunda Rai menegaskan bahwa masa kanak-kanak adalah masa emas yang tak tergantikan, dan sangat menentukan arah masa depan anak.

Baca Juga:   Gandeng Sispala, Laksana Becik Bersihkan Sampah Plastik di Puncak Gunung Tapak

“Pemerintah melalui Kemendikdasmen telah menyusun 7 kebiasaan anak Indonesia hebat. Diantaranya adalah bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, makan sehat dan bergizi, bermasyarakat, serta tidur cepat,” ungkap Bunda Rai.

Menurutnya, 7 kebiasaan itu bukan hanya panduan praktis, tetapi pondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, ia berharap para orangtua dan guru benar-benar menerapkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari anak-anak.

Baca Juga:   Dari Denpasar ke Budapest, Dosen PNB Kibarkan Merah Putih di Eropa

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari kampanye penting mengenai transisi dari pendidikan anak usia dini (PAUD) ke jenjang sekolah dasar (SD). Bunda Rai menekankan bahwa masa transisi tersebut sebaiknya berlangsung menyenangkan, tanpa tekanan, dan tidak semata-mata fokus pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung).

“Transisi dari PAUD ke SD harus berlangsung menyenangkan dan tidak menakutkan. Anak-anak perlu disiapkan secara aktif, tidak hanya pada aspek baca, tulis, dan hitung (calistung), tetapi secara holistik menyeluruh ke semua aspek perkembangan,” tegasnya.

Ia juga menyuarakan dukungan penuh terhadap program satu tahun pra-sekolah sebelum masuk SD, sebagai landasan penting dalam membentuk kesiapan mental, emosional, dan kognitif anak. Bunda Rai meyakini bahwa peran keluarga sangat krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Baca Juga:   Bupati Badung Serahkan SK Dewan Pengawas Perumda Pasar 

Melalui pendekatan yang tepat, menurutnya, anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang kritis, peduli, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. “Dengan keterlibatan aktif orang tua dan guru, serta penerapan 7 kebiasaan ini, kita bisa mencetak generasi Tabanan yang sehat, mandiri, tertib, dan cinta tanah air,” pungkasnya. (BC13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini