balibercerita.com –
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Denpasar mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tengah kondisi cuaca panas dan kemarau yang berlangsung cukup panjang.
Kepala Damkar Kota Denpasar, I Made Tirana mengatakan, kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah muncul dan merambat, terutama pada lahan kosong yang ditumbuhi semak dan rerumputan kering. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat terus dilakukan sebagai langkah pencegahan.
Sosialisasi menyasar berbagai kalangan, mulai dari sekolah, perkantoran hingga lingkungan masyarakat. “Kita sudah sering melaksanakan sosialisasi edukasi ke masyarakat mengingat cuaca kemarau panjang dan cuaca cukup panas. Kami sering melakukan sosialisasi baik itu ke sekolah, kantor, ataupun ke masyarakat untuk tetap waspada,” ujar Tirana.
Ia secara khusus mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan. Kebiasaan tersebut dinilai berisiko memicu api yang kemudian merembet ke lahan di sekitarnya. “Jangan sekali-kali sampai ada masyarakat Denpasar yang membakar sampah sembarangan. Itu akan memicu merembetnya api sehingga terjadi kebakaran,” imbaunya.
Selain pembakaran sampah, Tirana juga mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan membuang puntung rokok, khususnya di area lahan kosong yang kondisinya kering. Puntung rokok yang belum benar-benar padam berpotensi menjadi sumber api. Faktor kelalaian dan kurangnya kedisiplinan masyarakat dalam membuang puntung rokok perlu menjadi perhatian bersama.
“Kejadian kan di lahan kosong biasanya. Puntung rokok itu bisa jadi kemungkinan seperti itu. Karena masyarakat kurang disiplin, bagi yang merokok membuang puntung rokok mungkin belum dimatikan, itu akan memicu juga terjadi,” jelasnya.
Tirana berharap kewaspadaan masyarakat dapat ditingkatkan, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Langkah sederhana seperti memastikan api benar-benar padam dan tidak membakar sampah sembarangan dinilai penting untuk mencegah kebakaran sejak awal. Upaya penanganan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat dalam melakukan pencegahan. (BC5)
















