Jalan Poppies I Kuta Kembali Normal

0
237
Jalan Poppies
Kondisi Jalan Poppies I saat belum dibuka untuk umum karena adanya perbaikan. (ist)

balibercerita.com –
Pada Rabu (3/9) pagi, Jalan Poppies I yang sempat ditutup karena perbaikan telah dibuka sebagian. Sejumlah pengendara sepeda motor dan pejalan kaki kini leluasa melintasi jalan, walaupun kendaraan roda empat belum bisa melaluinya. Sejumlah pekerja nampak masih merapikan jalan yang rencananya dibuka total pada siang hari.

Ketua LPM Kelurahan Kuta, Putu Adnyana menjelaskan bahwa pembukaan jalan sempat ditunda dari rencana semula pada Selasa (2/9), menjadi Rabu (3/9) siang. Hal itu dilakukan demi memastikan keamanan dan kekuatan struktur jalan.

“Kondisi jalan sempat kembali turun, jadi itu dipadatkan dulu. Kemarin pondasi sudah diperkuat, tinggal dipaving. Hari ini jalan akan dibuka normal,” jelasnya.

Baca Juga:   Imigrasi Terbitkan Visa Multiple Entry Lima Tahun Untuk Tujuan Bisnis dan Wisata

Perbaikan dilakukan oleh pihak proyek yang berada di sekitar lokasi jebolnya jalan. Berdasarkan pengecekan teknis, kerusakan terjadi akibat pergeseran pondasi U-ditch beton yang tertanam. Sebanyak delapan unit U-ditch diganti akibat kerusakan tersebut.

Penyebab utama jebolnya jalan masih spekulasi. Namun, indikasi awal mengarah pada kebocoran aliran PDAM yang terjadi bersamaan dengan aktivitas proyek pembangunan di sekitar lokasi. Kombinasi dua faktor ini diduga menyebabkan tanah menjadi labil sehingga drainase tidak mampu menahan beban. Meski begitu, LPM Kuta memilih fokus pada langkah penanganan dan antisipasi.

Baca Juga:   Garuda Indonesia Akan Angkut Wisatawan Jepang ke Bali

“Kami tidak mau terlalu memperpanjang masalah. Yang penting sekarang sudah ditangani, pondasi diperkuat, dan kondisi jalan aman kembali. Baik sisi barat maupun timur dari titik jebol sudah stabil,” jelasnya.

Jalan Poppies I sendiri sebenarnya tidak dirancang untuk dilalui kendaraan berat secara rutin. Pengecualian bisa dilakukan untuk proyek pembangunan, namun dengan koordinasi yang jelas. Ke depan, LPM Kuta berharap semua pelaksana proyek di sekitar jalan tersebut dapat lebih aktif berkoordinasi agar potensi kerusakan bisa diminimalkan sejak awal.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung turut memantau perkembangan kasus ini. Setelah kejadian jebol pada 26 Agustus lalu, petugas langsung melakukan pengecekan di lapangan. Ukuran kerusakan terbilang signifikan, yakni sepanjang 20 meter, lebar 2 meter, dan kedalaman mencapai 2,5 meter.

Baca Juga:   Bupati Adi Arnawa Apresiasi Perangkat Daerah Raih WBBM dari Kemenpan RB

Plt. Kepala Dinas PUPR Badung, Nyoman Karyasa menyampaikan bahwa koordinasi lintas instansi telah dilakukan, termasuk dengan DSDP dan Perumdam Tirta Mangutama selaku pemilik utilitas bawah tanah yang juga terdampak. “Kami pastikan saluran drainase di bawah jalan tidak tersumbat. Proyek yang ada juga sudah kami cek izinnya melalui Bidang Tata Ruang,” ungkapnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini