Indonesia Bertemu Musuh Bebuyutan di Grup A ASEAN U-23 Championship 2025

0
373
ASEAN U-23
Piala ASEAN U-23 Championship. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –
Laga Indonesia melawan Malaysia selalu membawa fanatisme bagi kedua kubu suporter negara masing-masing. Kali ini, tensi tinggi akan kembali akan terjadi setelah Indonesia dipastikan berada satu grup dengan Malaysia di ajang ASEAN U-23 Championship 2025 yang akan digelar pada 15-31 Juli mendatang.

Menariknya, saat pengundian grup pada Jumat (30/5), di Jimbaran, Ketua PSSI, Erick Thohir yang mengambil undian fishbowl untuk grup A sempat diteriaki dan diharapkan mengambil negara Malaysia oleh jajaran pengurus PSSI seperti Yunus Nusi (Sekjen PSSI), Arya Sinulingga dan Muhammad (Exco PSSI). Seolah menjadi doa, ternyata benar Erick kebetulan mengambil undian dengan negara Malaysia. Hal ini kemudian disambut riuh para undangan.

Baca Juga:   Penerbangan Internasional Sempat Tutup, Pergerakan Penumpang Turun 39 Persen

Usai acara, Erick Thohir menyampaikan bahwa bertemu kembali dengan Malaysia dalam sepak bola merupakan sebuah kerinduan. Sebab, Indonesia sudah lama tidak bertemu dengan Malaysia. Salah satu kesempatan bertemu adalah saat FIFA Matchday di bulan September, saat itu Indonesia mengundang timnas Malaysia, sebelum memastikan adanya Kuwait dan Lebanon.

Baca Juga:   Imigrasi Se-Indonesia Layani 19 Hari Paspor Simpatik dan Eazy Passport Khusus

Namun, saat itu timnas senior Malaysia memiliki pertimbangan lain, sehingga urung terjadi. Ternyata sekarang dipastikan untuk datang, tidak lagi mengundang. “Jadi pas kocokannya lawan Malaysia,” ucapnya.

Dengan fanatisme fans yang luar biasa terhadap kedua negara, ia memprediksi saat Indonesia nantinya melawan Malaysia, seharusnya stadion bisa dipenuhi. Sebab kapan lagi momen bertanding melawan Malaysia. “Saya harap semua suporter bisa memberikan warna merah putih,” harapnya.

Baca Juga:   Insiden Tenggelamnya Fast Boat, Jasad ABK Akhirnya Ditemukan

Untuk diketahui, Indonesia dan Malaysia selama ini sering digambarkan memiliki rivalitas atau bahkan musuh bebuyutan karena beberapa faktor. Salah satunya saat timnas Indonesia bertemu timnas Malaysia yang kecenderungan memicu tensi tinggi di kalangan suporter. Persaingan dalam berbagai cabang olahraga, termasuk sepak bola seringkali menjadi arena untuk menunjukkan nasionalisme dan menunjukkan superioritas. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini