Dinilai Perkuat Kualitas SDM, Program Beasiswa Nak Badung Diapresiasi Komisi IV

0
6
Beasiswa Nak Badung
Nyoman Graha Wicaksana. (ist)

balibercerita.com –
Program Beasiswa Nak Badung yang saat ini telah membuka pendaftaran mendapat respons positif dari DPRD Badung. Program tersebut dinilai sebagai langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.

Ketua Komisi IV DPRD Badung, Nyoman Graha Wicaksana menyampaikan, program yang digagas Bupati Badung tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan. Terlebih sasaran program ini ditujukan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga dengan penghasilan di bawah Rp5 juta per bulan sehingga dinilai dapat memperluas kesempatan masyarakat Badung untuk menempuh pendidikan tinggi.

“Program ini sangat bagus. Kami sangat mengapresiasi kebijakan Bupati Badung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia generasi muda. Beasiswa ini akan membantu meringankan beban biaya pendidikan anak-anak didik kita, khususnya warga lokal Badung,” ujar Graha.

Baca Juga:   Diskusi di Undiksha, Wamen Diktisaintek Ajak Kampus Perkuat Kolaborasi Tangani Persoalan Pendidikan

Menurutnya, manfaat Beasiswa Nak Badung tidak hanya berhenti pada peningkatan jumlah lulusan perguruan tinggi. Program tersebut juga diyakini mampu menghasilkan sumber daya manusia yang lebih kompetitif dan memiliki keterampilan yang dapat meningkatkan daya saing masyarakat di dunia kerja maupun sektor usaha.

Ia menegaskan, lulusan penerima beasiswa juga tidak harus berorientasi menjadi pegawai pemerintah setelah menyelesaikan pendidikan. Mereka juga memiliki peluang untuk menjadi pelaku usaha yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru.

“Dengan semakin banyak tenaga terdidik dan tenaga terampil, daya tawar masyarakat Badung akan meningkat. Setelah selesai kuliah mereka tidak harus bekerja di pemerintah, tetapi juga bisa menjadi entrepreneur yang nantinya mampu menggerakkan perekonomian di daerah masing-masing,” paparnya.

Baca Juga:   Undiksha Wisuda 1.098 Lulusan, 24 Orang Diantaranya Mahasiswa Asing

Meski mengapresiasi program tersebut, DPRD Badung tetap akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaannya. Pengawasan dilakukan melalui rapat kerja maupun evaluasi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi pelaksana program.

Komisi IV DPRD Badung juga berencana menjadwalkan rapat kerja dengan OPD terkait guna memastikan program beasiswa berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran. “Pengawasan tentu menjadi fungsi DPRD. Kami akan melakukan rapat kerja dengan perangkat daerah yang menangani beasiswa. Evaluasi pasti akan dilakukan agar pelaksanaan program berjalan baik, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:   Regulasi SPMB 2026 Diperketat, Angin Segar bagi Pemerataan Siswa Baru di Sekolah Swasta

Selain Beasiswa Nak Badung, Graha Wicaksana juga menilai sejumlah program prioritas pasangan Bupati dan Wakil Bupati Badung mulai direalisasikan sesuai komitmen yang telah disampaikan kepada masyarakat. Program tersebut di antaranya bantuan hari raya, kredit usaha rakyat (KUR), serta program beasiswa pendidikan.

“Selama ini program-programnya sudah berjalan baik. Tentu dalam pelaksanaannya selalu ada evaluasi dan perbaikan, itu hal yang lumrah. Yang terpenting, komitmen politik pasangan Adi Cipta sudah mulai direalisasikan dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan serta kebahagiaan masyarakat Badung,” ungkapnya. (adv)