Denpasar, balibercerita.com —
Lalu lintas di Jalan Tol Bali Mandara selama periode Januari hingga April 2025 didominasi oleh kendaraan pribadi dan sepeda motor. PT Jasamarga Bali Tol (PT JBT) mencatat sebanyak 5,8 juta kendaraan atau sekitar 49.133 kendaraan per hari telah melintasi jalan ini sepanjang periode tersebut.
Kendaraan golongan I yang terdiri dari mobil pribadi, bus kecil, dan sejenisnya mencatat angka tertinggi dengan 3,4 juta unit atau 58 persen dari total volume lalu lintas. Sementara itu, sepeda motor yang termasuk dalam golongan VI mencapai 2,3 juta unit atau sekitar 39,6 persen.
Direktur Utama PT JBT, I Ketut Adiputra Karang mengatakan bahwa volume lalu lintas pada empat bulan pertama tahun ini mengalami kenaikan sebesar 11,5 persen dibandingkan tahun 2024 pada periode yang sama sebanyak 5,2 juta kendaraan atau 44.098 kendaraan per hari. Pertumbuhan ini menunjukkan pulihnya aktivitas masyarakat serta meningkatnya kepercayaan terhadap infrastruktur jalan tol sebagai sarana infrastruktur transportasi yang andal.
“Ini menjadi indikator positif terhadap pertumbuhan mobilitas masyarakat di wilayah Bali, khususnya di sektor transportasi dan pariwisata di kawasan Bali Selatan,” ujarnya.
Dari total kendaraan yang melintas, mayoritas didominasi oleh kendaraan golongan I sebesar 58 persen dari total volume lalu lintas dan golongan VI sebesar 39,6 persen. Tingginya volume kendaraan golongan I mencerminkan meningkatnya arus wisatawan domestik dan mancanegara yang menjadikan Jalan Tol Bali Mandara sebagai akses utama menuju berbagai destinasi unggulan di wilayah Bali Selatan. Sedangkan untuk kendaraan golongan VI yaitu kendaraan roda dua menandakan pergerakan masyarakat lokal yang tetap tinggi, menunjukkan peran strategis tol sebagai jalur alternatif yang aman dan efisien.
Selaras dengan peningkatan arus kendaraan, pihaknya mengambil berbagai langkah strategis guna menjaga kualitas layanan dan memastikan kelancaran lalu lintas. Diantaranya, pelaksanaan pemeliharaan rutin dan berkala yang mencakup pemeliharaan drainase, serta peningkatan fasilitas pendukung seperti peremajaan tiang penerangan jalan umum (PJU) dan marka jalan untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Pada periode Juni hingga Oktober 2025, pihaknya akan melaksanakan peningkatan kualitas jalan dengan melakukan kegiatan scrapping, filling, dan overlay (SFO). PT JBT juga memastikan kelancaran arus lalu lintas dengan menempatkan petugas di titik-titik rawan kepadatan seperti akses masuk dan keluar tol.
Dalam rangka menjaga keselamatan berkendara dan meningkatkan kesadaran pengguna jalan, pihaknya secara konsisten mengimbau seluruh pengendara untuk memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol, mematuhi batas kecepatan dan rambu lalu lintas, serta menjaga jarak aman antar kendaraan. Pengguna juga diharapkan untuk mengikuti informasi lalu lintas dan kondisi cuaca terkini.
Berikut data rincian volume kendaraan berdasarkan golongan yang melintas di Jalan Tol Bali Mandara.
- Golongan I yaitu kendaraan pribadi, bus kecil, dan sejenis sebanyak 3,4 juta kendaraan.
- Golongan II yaitu truk dua gandar sebanyak 60 ribu kendaraan.
- Golongan III yaitu truk tiga gandar sebanyak 1.600 kendaraan.
- Golongan IV yaitu truk empat gandar sebanyak 961 kendaraan.
- Golongan V yaitu truk lima gandar atau lebih sebanyak 28 kendaraan.
- Golongan VI yaitu sepeda motor sebanyak 2,3 juta kendaraan. (BC5)



















