Bukan Sekadar Berwisata, Pria Asal Jepang Ini Setiap Tahun Datangi Pantai Kuta Untuk Bersihkan Sampah Kiriman

Pantai Kuta
Kostum Ultraman Tiga yang dikenakan Suzuki Hiromasa saat bersih-bersih di Pantai Kuta. (ist)

Mangupura, balibercerita.com – 

Bagi sebagian masyarakat Kuta, sudah tidak asing lagi pria asal Miyagi, Jepang, yang akrab disapa Masa. Pemuda bernama lengkap Suzuki Hiromasa ini sudah sejak tahun 2016 aktif membantu penanganan sampah kiriman di Pantai Kuta yang terjadi pada rentang bulan Desember sampai April. 

Selain sangat akrab dengan warga Kuta, pria berumur 37 tahun ini juga mengerti dengan bahasa Indonesia maupun bahasa Bali, walaupun dengan sedikit perbendaharaan kata yang dikuasainya. Aksi bersih-bersih Pantai Kuta yang dilakukan Masa bukanlah pencitraan semata. Ia suka melakukan pekerjaan sosial ini telah melanglang buana melakukan misi serupa ke berbagai belahan dunia seperti di negaranya Jepang, kemudian Hongkong, India, dan Hawai. 

Beberapa tahun ini ia sengaja memilih melakukan aksinya di Kuta, berkaca dari pemberitaan sampah kiriman yang menyerbu pada musim angin barat. Masa mengaku sangat menyukai budaya dan masyarakat Bali, sehingga ia memutuskan datang khusus untuk membersihkan sampah kiriman di Pantai Kuta. 

Baca Juga:   Bahas Hibah Untuk Penyelenggara Pemilu, Pemkab Buleleng Siapkan Opsi Dana Cadangan

“Saya tinggal di Bali di musim hujan saja untuk bersih-bersih Pantai Kuta. Rencana, saya akan menetap di Bali hingga Maret 2023. Namun, akan kembali datang di akhir tahun depan saat munculnya sampah kiriman,” ungkapnya.

Aksi bersih-bersih itu dilakukannya karena ia merasa prihatin melihat kondisi Pantai Kuta yang setiap tahun pasti dilanda masalah sampah kiriman. Melalui aksi yang konsisten dilakukan, ia berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk peduli terhadap masalah sampah, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli akan kebersihan baik dengan ikut membantu menangani sampah kiriman, maupun dengan tidak membuang sampah sembarangan. 

Baca Juga:   Jelang KTT G20, Plt. Kapolres Bandara Temui Bupati Badung  

Ia menilai, permasalahan sampah di Pantai Kuta merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu setiap pihak harus saling bergandengan tangan peduli membersihkan sampah tersebut. Ia berharap pendidikan akan pentingnya menjaga lingkungan agar tetap bersih bisa dilakukan sejak dini, sehingga tercipta pola kepedulian yang lebih kuat kedepannya. “Saya ingin lebih banyak orang tertarik dan mengambil tindakan terhadap masalah sampah,” ucapnya.

Aksi Masa memang sempat dinilai aneh oleh masyarakat setempat, pasalnya ia sengaja datang ke Bali hanya untuk bersih-bersih Pantai Kuta pada musim hujan. Seiring berjalannya waktu, aksi tersebut mendapatkan simpati dan empati sehingga ia terkadang mendapatkan bantuan berupa makanan maupun minuman. Tidak jarang orang mengidentikkan Masa dengan pria yang bersahabat dengan sampah, karena aksi yang ia lakukan selama ini.

Baca Juga:   Epilepsi Kambuh Saat Menimba Air, Pria Tewas Dalam Sumur

Menariknya, beberapa kali aksi bersih-bersih pantai dilakukan dengan sangat spesial dengan berkostum superhero. Hal itu membuat pria yang tinggal di jalan Bakung Sari, Kuta ini, mendapatkan sorotan dari media. Pada tahun 2016, ia sengaja berkostum samurai dengan bersenjatakan sebuah tongkat jaring. Ia bahkan masuk beberapa meter ke laut untuk menjaring sampah yang mengapung. 

Kemudian pada akhir tahun 2022, ia kembali tampil dengan berkostum tokoh serial superhero Jepang, yaitu Ultraman Tiga. Tokoh superhero yang dalam ceritanya berasal dari Planet Nebula itu datang ke Kuta untuk melawan monster bumi berupa sampah yang dapat mengancam ekosistem dan kelestarian lingkungan, jika tidak terkelola dengan baik. Ia datang dengan bersenjatakan sapu pasir pantai dan melakukan bersih-bersih sampah kiriman. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini