balibercerita.com –
Pembangunan struktur pengaman pantai berupa breakwater di Pantai Kuta terus menunjukkan progres signifikan. Hingga saat ini, pengerjaan breakwater ke-5 telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan rampung pada akhir bulan ini.
Kepala SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida, I Gede Lanang Sunu Perbawa mengungkapkan bahwa secara keseluruhan pembangunan breakwater berjalan sesuai rencana. “Untuk breakwater tinggal yang nomor 5, progresnya sudah sekitar 90 persen. Mudah-mudahan akhir bulan ini bisa selesai,” ujarnya.
Sementara itu, empat breakwater lainnya, yakni breakwater 1 hingga 4, telah rampung dikerjakan. Dengan selesainya seluruh struktur tersebut, diharapkan mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap abrasi pantai sekaligus menjaga kawasan pesisir.
Proyek pembangunan breakwater ini menjadi salah satu upaya strategis dalam mendukung ketahanan wilayah pesisir di Bali, khususnya di tengah meningkatnya potensi gelombang tinggi serta dampak perubahan iklim. Selain itu, keberadaan breakwater juga diharapkan dapat menunjang sektor pariwisata dengan menjaga stabilitas garis pantai.
Pembangunan lima breakwater di kawasan Kuta ini merupakan satu paket pekerjaan dengan pengisian pasir di kawasan Pantai Legian hingga Pantai Seminyak. Seluruhnya merupakan bagian dari proyek Bali Beach Conservation Project Phase II yang bertujuan menjaga keberlanjutan kawasan pesisir sekaligus melindungi aset pariwisata Bali. (BC5)

















