BaliMakarya Sukses Jadi Festival Film Berkelas Internasional

0
246
Bali
Suasana opening BaliMakarya Film Festival 2022 di Beachwalk, Kuta. (BC5)

Mangupura, balibercerita.com –

Festival Film BaliMakarya menjadi ajang perfilman internasional pertama tanah air, sekaligus menjadi event film tahunan terbesar di Bali. Festival itu merupakan impian untuk menjadikan Bali sebagai sentra pertemuan internasional (hub) bagi perhelatan film, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Hal itu sekaligus sebagai respons terhadap keadaan yang perlahan memulihkan diri dari dampak pandemi. 

Sesuai dengan namanya Balimakarya, festival itu mewakili harapan panitia bahwa energi kreatif di Bali mengisi relung imajinasi bersama. Bali dalam dinilai bukan hanya menjadi latar belakang, namun Bali beserta komunitas berkeseniannya adalah intisari dari festival itu. 

Dewan pengarah sekaligus pendiri dan penggagas BaliMakarya Film Festival, Tommy F Awuy mengatakan, event tersebut bertujuan untuk mengembangkan apresiasi dan juga melahirkan profesional-profesional dibidang film. Ajang tersebut sebagai pertukaran budaya dengan negara-negara lain dan berjejaring secara profesional, pertukaran budaya dengan negara-negara lain, serta mempromosikan Bali sebagai pulau dengan film festival internasional bergengsi dan tujuan lokasi syuting film Internasional. 

Baca Juga:   Ini Sejumlah Daerah di Bali yang Hadapi Kemarau Ekstrem 

BaliMakarya Film Festival menjadi sebuah acara yang inklusif dengan melibatkan banyak komunitas film setempat dan mengadakan dan menghidupkan kembali acara hiburan rakyat di desa-desa, menjadi wadah untuk mengembangkan potensi anak-anak muda untuk belajar media-media audio visual. 

“Terima kasih kepada Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Budaya, RI, atas kepercayaan terhadap aspirasi dan visi kami yang tertuang dalam festival ini. Sinema dalam festival ini adalah peristiwa tukar tangkap gagasan-gagasan terbaru yang berhubungan dengan budaya, nilai, konteks sosial yang tengah berkembang di Asia Tenggara. Film adalah karya seni yang dapat mendekatkan para insani satu dengan yang lainnya, melalui pengalaman-pengalaman hidup yang dibingkai secara sinematik,” ucapnya.

Baca Juga:   Bandara Ngurah Rai Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Libur Idul Adha dan Libur Sekolah

Dipaparkannya, festival tersebut sebenarnya pertama kali dilaksanakan pada tahun 2021 di Kebon Vintage. Pihaknya menggandeng Garin Nugroho dan IGP Wiranegara menjadi board. Saat itu masih dalam suasana pandemi, sehingga penyelenggaraannya terbatas sekup lokal dan nasional. Kali ini festival itu lebih dikembangkan hingga sekup Asia Tenggara, dengan menggandeng John Badalu selaku Direktur Program, Leni Lolang dan Ayu Laksmi selaku Anggota Dewan Pengarah/Board, serta Saras Dewi selaku Ketua. Hal itu juga berkat dukungan dari Direktur Perfilman, Musik, dan Media Kemendikbudristek. 

Baca Juga:   Dibahas, Pengembangan Layanan Stem Cell di RSD Mangusada 

Puluhan film pendek fiksi dan dokumeter karya para sinema dari dalam dan luar negeri dihadirkan secara bergantian dalam BaliMakarya Film Festival 2022. Acara yang dilaksanakan dari tanggal 16 hingga 21 Oktober 2022. Adapun rangkaian kegiatan berupa kolaborasi seni dalam lima bidang utama antara lain; film, musik, sastra, teater, dan keunikan nilai-nilai budaya sebagaimana lima fenomena unsur alam semesta yang berkaitan langsung dengan lima jari manusia pada tangan, dan kaki. 

Tahun ini BaliMakarya Film Festival mengusung visi bahwa sebuah karya, apapun itu seyogyanya berorientasi pada kemanusiaan, lingkungan hidup, dan kebudayaan. Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan martabat manusia Indonesia dan dunia, ditopang oleh lingkungan hidup yang berkualitas dan sehat. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini