Beranda Umum Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung Dukung Penerapan Sistem Pelaporan All Indonesia di...

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung Dukung Penerapan Sistem Pelaporan All Indonesia di Bandara Ngurah Rai

0
PBB-P2
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara. (ist)

balibercerita.com–
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, Wayan Puspa Negara, S.P., M.Si., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuhnya terhadap langkah Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang telah menerapkan sistem pelaporan All Indonesia mulai 1 September 2025.

Menurut Puspa Negara, penerapan sistem digital terpadu ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan wisatawan mancanegara (wisman) saat pertama kali menginjakkan kaki di Bali. “Bandara Ngurah Rai adalah first impression atau kesan pertama ketika wisman memasuki Bali. Maka sudah semestinya memberikan pelayanan berkelas dunia, cepat, tepat, sederhana, mudah, dan memuaskan,” ujar Puspa Negara.

Baca Juga:   Perayaan HUT Ke-8 Dewata Rockers MG Berlangsung Meriah

Ia menyoroti keluhan klasik wisatawan terkait antrean panjang dan proses kedatangan yang memakan waktu lama dapat teratasi dengan sistem baru ini. “Situasi seperti boring, jet lag, dan tidak efisien harus diubah menjadi pengalaman yang nyaman dan menyenangkan. Sistem pelaporan All Indonesia bisa menjadi jawabannya,” tegasnya.

Puspa Negara menjelaskan, sistem All Indonesia adalah platform digital terpadu yang mengintegrasikan berbagai layanan penting bagi wisatawan, seperti keimigrasian, bea cukai, karantina, dan kesehatan, dalam satu aplikasi. Termasuk di dalamnya pengisian arrival card yang kini bisa dilakukan hingga tiga hari sebelum kedatangan, sehingga mempercepat proses pemeriksaan di bandara.

Baca Juga:   Desa Binaan Imigrasi Indonesia Curi Perhatian ASEAN di Forum DGICM 2025

Ia juga mengapresiasi langkah Bandara Ngurah Rai yang telah mengoperasikan autogate untuk mempercepat proses kedatangan, baik bagi Warga Negara Indonesia maupun warga negara asing yang memegang e-Visa atau e-VOA. “Dengan adanya sistem ini, proses pengisian data dan verifikasi dokumen menjadi lebih sederhana dan efisien. Hasil akhirnya adalah meningkatnya performa pelayanan bandara yang menjadi daya tarik tersendiri bagi Bali sebagai destinasi internasional yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Baca Juga:   Pembongkaran Bangunan Ilegal di Pantai Bingin Terancam Molor Akibat Kebakaran

Puspa Negara meyakini bahwa langkah digitalisasi layanan bandara seperti ini sangat relevan di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan asing ke Bali. Ia berharap implementasi sistem ini dapat berjalan konsisten dan terus disempurnakan, termasuk dari sisi infrastruktur digital, integrasi data antar-instansi, hingga literasi digital bagi pengguna. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini