Ketua DPRD Badung Apresiasi Inovasi Pemuda dalam Wija Adnya Kite Festival VI

0
262
Anom Gumanti
Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti saat menghadiri acara Wija Adnya Kite Festival VI 2025, di Pantai Legian, Minggu (7/9).

balibercerita.com –
Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti, S.H., menghadiri Wija Adnya Kite Festival VI 2025 yang berlangsung penuh semarak di Pantai Legian pada Minggu (7/9). Festival tahunan ini resmi dibuka oleh Bupati Badung yang diwakili Camat Kuta, D. Ngurah Bhayudewa, dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya acara.

Tahun ini, kegiatan yang digelar oleh Sekaa Teruna Teruni (STT) Wija Adnya, Banjar Pekandelan Legian Tengah itu berhasil menarik sekitar 700 peserta dari berbagai sekaa layangan dan komunitas pecinta layang-layang, baik dari Bali maupun luar Bali. Langit biru Pantai Legian pun dipenuhi aneka bentuk dan warna layangan yang tak hanya memukau mata, tetapi juga menghidupkan suasana penuh kebersamaan dan kegembiraan.

Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas semangat anak-anak muda yang terus menjaga warisan budaya melalui ajang ini. Lomba layang-layang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang ekspresi seni dan kreativitas masyarakat dalam melestarikan budaya lokal. Dengan konsistensi yang patut diapresiasi, STT Wija Adnya telah menggelar festival ini hingga tahun keenam secara berturut-turut.

Baca Juga:   Tekan Sampah Plastik di Nusa Dua, Ayodya Resort Bali dan Diversey Indonesia Luncurkan PlasticShreds

“Saya tentunya sangat mengapresiasi positif kegiatan dari Sekaa Teruna Teruni Wija Adnya ini. Mereka sudah konsisten mengadakan lomba layangan hingga yang keenam kalinya. Ini bukan hal mudah, tetapi mereka bisa membuktikan bahwa anak muda mampu menjaga budaya dengan cara kreatif,” ujar Anom Gumanti.

Tak hanya soal pelestarian budaya, Anom Gumanti juga menyoroti inovasi yang ditunjukkan oleh panitia, termasuk dalam pemilihan hadiah yang unik dan dekat dengan budaya lokal. “Yang paling menarik adalah ide hadiahnya. Peserta terbanyak mendapat hadiah seekor kucit (anak babi). Ini hal baru yang saya dengar dalam perlombaan layangan dan menjadi daya tarik tersendiri. Salut atas inovasi yang begitu segar dan menghibur,” tambahnya.

Baca Juga:   Banjir dan Longsor Terjang Bali, 14 Warga Meninggal, Ratusan Mengungsi

Ia juga berharap, kegiatan-kegiatan seperti ini terus tumbuh di kalangan pemuda-pemudi Badung, dengan semangat berinovasi yang tetap berakar pada nilai-nilai budaya Bali. “Saya berharap generasi muda terus menciptakan kegiatan yang kreatif namun tetap menjaga identitas budaya kita. Ini penting, agar kegiatan seperti ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi magnet budaya yang menarik wisatawan maupun masyarakat luas,” kata politisi dapil Kuta tersebut.

Sementara, Camat Kuta, D. Ngurah Bhayudewa, yang hadir mewakili Bupati Badung, turut menyampaikan dukungan pemerintah terhadap kegiatan yang menyentuh langsung upaya pelestarian budaya. “Kegiatan pelestarian seperti lomba layangan ini sangat kami dukung. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus diselenggarakan secara rutin, sehingga budaya dan tradisi kita tetap hidup dan terjaga,” ucapnya.

Baca Juga:   Kesadaran Berlalu Lintas Masih Rendah, Barrier Dipasang di Simpang Temacun

Acara pembukaan juga turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung dapil Kuta, I Made Sada dan I Wayan Puspa Negara, serta tokoh-tokoh adat dan masyarakat setempat, diantaranya Kelian Desa Adat Legian beserta prajuru, Lurah Legian, Ketua LPM Legian, Kepala Lingkungan se-Kelurahan Legian, para kelian suka duka dari beberapa banjar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Legian, ketua LPD, Ketua BUPDA Desa Adat Legian, serta Ketua BUPDA Unit Pantai Desa Adat Legian. (adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini