Satu Vespa Sejuta Saudara

0
360
Komunitas Vespa, Bapalo, saat melaksanakan touring. (BC5)
Komunitas Vespa, Bapalo, saat melaksanakan touring. (BC5)

Mangupura, balibercerita.com –

Motor Vespa 2 tak sudah melegenda di Nusantara sejak tahun 1965, terutama sejak zaman TNI yang berangkat ke negara Kongo untuk tugas negara. Kepulangan prajurit kebanggaan Tanah Air itu kemudian diganjar dengan sebuah Vespa yang kemudian dikenal dengan nama Vespa Kongo.

Baca Juga:   ITDC Ajak Anak-anak Jelajahi Dunia Pariwisata di The Nusa Dua dan The Mandalika saat Hari Anak Nasional

Sejak itu, Vespa mulai diminati seluruh lapisan masyarakat. Selain karena kekuatan dan daya tahan mesinnya, Vespa juga cocok dengan kondisi geografis wilayah Indonesia. Uniknya, Vespa juga berkembang menjadi sarana pemersatu bangsa. Dengan sejarah tersebut, Vespa kini semakin digandrungi dan melegenda di kalangan kaum muda. Tercatat hingga tahun 90-an Vespa sangat populer, sebelum membanjirnya motor Asia.

Baca Juga:   Bali Interfood 2025 Jadi Pusat Inovasi Kuliner dan MICE Internasional di Pulau Dewata

Nilai sejarah itulah yang mendasari seorang warga Desa Tuban, Kecamatan Kuta, Agus Diana untuk lebih mengenal Vespa. Terlebih, ia melihat komunitas Vespa di Indonesia kini sangat banyak, khususnya di daerah Jawa. Pada awalnya, ia berpikir komunitas Vespa hanya beranggotakan orang-orang yang tidak memiliki pekerjaan tetap, berpakaian urakan, dan sering berkendaraan seenaknya saja saat konvoi.

Baca Juga:   Tak Hanya Mudah dan Cepat, Super Apps Digital Banking BRImo Juga Hadirkan Keamanan Bertransaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini