Seperti, ketika terjadi gempa bumi di Lombok, komunitas Vespa langsung bergerak membantu para korban dengan kegiatan amal. Mereka langsung menyerahkan sumbangan tersebut, melalui anggota Vespa di Lombok. Tidak hanya dalam hal kemanusiaan saja, para anggota Vespa juga mencintai alam dan bumi pertiwi. Hal itu diwujudkan dalam beberapa kegiatan penghijauan dan bersih-bersih sampah. Salah satunya adalah kegiatan Vespa Mangrove Lover yang dilakukan bertepatan pada Hari Bumi, yang berupa penanaman pohon mangrove di kawasan Teluk Benoa.
Awalnya, kegiatan itu hanya dilakukan oleh beberapa komunitas Vespa yang ada di Bali. Namun acara tersebut ternyata dengan cepat tersebar hingga ke Pulau Jawa, sehingga ribuan anggota komunitas Vespa dari Pulau Jawa datang ke Bali dan ikut terlibat. Kegiatan semacam itu diharapkan bisa dilangsungkan setiap tahunnya, dengan wacana komunitas Vespa seluruh Nusantara melaksanakan penanaman pohon mangrove serentak seluruh Indonesia. Ia berharap, ke depannya pandangan negatif orang-orang tentang anak vespa bisa berubah. Anak Vespa jangan hanya dilihat dari sisi buruknya saja, melainkan dari sisi apa yang mereka telah lakukan. Utamanya, rasa persaudaraan yang dapat ditiru oleh komunitas motor atau kendaraan lainnya. (BC5)
















