Keren, Masa Depan Moda Transportasi Udara Diuji Coba di Bali

0
315
Pesawat e-hang 216 saat uji coba di Klungkung. (BC5)
Pesawat e-hang 216 saat uji coba di Klungkung. (BC5)

Klungkung, balibercerita.com –

Setelah diuji coba di 8 negara dan lebih dari 40 kota di dunia, pesawat drone e-hang 216 melakukan uji terbang perdana di Indonesia, Jumat (27/11) lalu. Mengambil lokasi Black Stone Beach Villa, Pantai Tegal Besar, Kabupaten Klungkung, uji terbang tersebut secara resmi dilakukan oleh Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. Dipilihnya Bali sebagai lokasi uji terbang perdana itu karena Bali menjadi pusat perhatian dunia, sekaligus sebagai dukungan untuk menggairahkan kembali sektor pariwisata.

Baca Juga:   Tingkat Keselamatan E-hang 216 Diklaim Lebih Tinggi Dibanding Helikopter

Menurut Presiden Direktur Prestige Aviation, Rudi Salim, uji terbang tersebut dilaksanakan bekerja sama antara Prestige Aviation dengan e-hang 216. Hal tersebut bertujuan memetakan sistem kontrol lalu lintas udara perkotaan di Indonesia. Sehingga ke depan diharapkan dapat menjadi cikal bakal dalam mengelola pesawat tanpa awak atau Autonomous Aerial Vehicle (AAV), dalam ekosistem urban air mobility. Prestige Aviation diharapkan menjadi pionir dalam menghadirkan inovasi kota pintar, dengan implementasi transportasi berbasis digital.

Baca Juga:   Ratusan Teba Modern Dibangun di Ungasan

Diakuinya, pesawat berbasis listrik dengan kapasitas 2 penumpang itu merupakan moda transportasi masa depan. Saat ini memang cenderung terlihat aneh. Namun diyakini, hal itu akan menjadi tren di masa depan, karena biayanya akan cenderung lebih murah dibandingkan moda transportasi udara lainnya.

Baca Juga:   Kemarau Dibarengi El Nino, Ini Wilayah di Bali yang Alami Kekeringan Ekstrem

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini