Beranda Umum Sampah Kiriman Mulai Serbu Pantai di Badung

Sampah Kiriman Mulai Serbu Pantai di Badung

0
Sampah kiriman di Badung
Sampah kiriman di Pantai Kuta. (ist)

balibercerita.com –
Sebanyak 26 ton sampah kiriman mulai menepi di pesisir Pantai Samigita (Seminyak, Legian, dan Kuta) setelah hujan deras mengguyur wilayah Badung pada Senin (2/11). Kemunculan sampah berupa kayu dan ranting di sepanjang pesisir pada Selasa (3/11), menjadi sinyal awal siklus tahunan sampah kiriman yang biasanya mewarnai pantai barat Kabupaten Badung saat musim hujan.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung telah mengangkut sampah kiriman tersebut menggunakan 13 truk. Untuk sementara, sampah ditempatkan di sejumlah stop over (STO) masing-masing pantai sebelum selanjutnya dibawa ke tempat pengolahan atau pembuangan sesuai jenisnya.

Kepala Dinas LHK Badung, Made Rai Warastuthi mengatakan, kemunculan sampah kiriman pada awal musim ini belum terlalu signifikan. Kondisi tersebut menjadi penanda bahwa penanganan di kawasan pesisir mulai perlu diintensifkan. Pada tahap awal, sampah cenderung lebih banyak menepi di Pantai Seminyak dan Legian, kemudian menyusul Pantai Kuta.

Baca Juga:   Hasil Sidak, Satpol PP Badung Amankan 12 Waria di Canggu

“Sudah mulai muncul, tapi belum signifikan. Semoga kondisi sampah kiriman tahun ini tidak terlalu banyak seperti tahun sebelumnya,” ujarnya.

Dari hasil penanganan sementara, sampah yang terkumpul didominasi kayu dan ranting. Mengingat TPA Suwung saat ini tutup untuk sampah spesifik, pengangkutan sampah tersebut dijadwalkan dilakukan secara bertahap mulai Kamis ini. Untuk sampah kayu, DLHK Badung juga menyiapkan pengolahan melalui mesin wood chipper di TPST Mengwi.

Mengantisipasi peningkatan volume sampah kiriman, DLHK Badung telah menyiagakan sekitar 900 personel kebersihan yang akan ditempatkan pada zona-zona penanganan yang telah dipetakan. Petugas yang sebelumnya bertugas membersihkan kawasan juga akan diarahkan untuk menangani sampah kiriman ketika mulai menepi di pesisir.

Baca Juga:   Ratusan Penerima Tak Terlacak, KLH Evaluasi Penghargaan Kalpataru

“Kita berupaya semaksimal mungkin. Petugas kebersihan lapangan kita kerahkan. Usai bertugas di lapangan, kita langsung arahkan untuk penanganan sampah kiriman,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Kuta, Made Agus Suantara mengatakan, sampah kiriman mulai terlihat di sejumlah titik Pantai Samigita sejak Selasa. Meski jumlahnya belum banyak, kemunculan sampah tersebut sudah mendapat perhatian pengelola pantai dan DLHK Badung. “Jumlahnya belum banyak. Sampah kiriman menyebar di beberapa titik pantai, baik di Pantai Kuta, Legian dan Seminyak,” ujarnya.

Baca Juga:   Pemuda Banjar Pering Padukan Lomba Mancing dan Aksi Konservasi, DPRD Badung Soroti Peran Jaga Teluk Benoa

Menurutnya, penanganan sampah kiriman ke depan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Tidak hanya mengandalkan petugas DLHK, tetapi juga masyarakat, pengelola kawasan pantai, dan pemangku kepentingan lainnya. Terlebih, kawasan Kuta merupakan destinasi pariwisata yang harus tetap terjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanannya.

Ia juga berharap prakiraan musim hujan tahun ini tidak diikuti peningkatan sampah kiriman secara signifikan. Sebagai langkah antisipasi, pola penanganan terpadu melalui gerakan gotong royong atau keroyok sampah seperti yang pernah dilakukan pada musim sebelumnya dinilai perlu kembali diterapkan.

“Tentu keterlibatan semua pihak sangat diperlukan. Pola-pola ini akan kita coba jajaki dengan melibatkan masyarakat dan stakeholder lainnya,” imbuhnya. (BC5)