
balibercerita.com –
Prestasi membanggakan kembali diraih pelajar Kabupaten Tabanan dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Bali Tahun 2026. Sebanyak 12 siswa dari jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) berhasil membawa pulang penghargaan dari berbagai kategori perlombaan.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam kunjungan Tim Balai Bahasa Provinsi Bali ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan. Para penerima penghargaan terdiri atas enam siswa SD dan enam siswa SMP yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam melestarikan bahasa dan sastra daerah.
Selain menyerahkan piala kepada para pemenang, Balai Bahasa Provinsi Bali juga memberikan piagam penghargaan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan keberhasilan pemerintah daerah dalam menjalankan program Revitalisasi Bahasa Daerah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama seizin Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian para peserta didik. Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah.
“Penyerahan trofi dan piagam penghargaan ini merupakan wujud apresiasi atas capaian prestasi gemilang yang diraih para siswa dalam melestarikan, merawat, dan mengembangkan bahasa dan sastra daerah selama ini, sehingga sepatutnya diberikan penghargaan untuk lebih memotivasi dalam karya, keterampilan, dan talenta yang dimiliki para siswa tersebut. Prestasi yang diraih harus dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi di masa yang akan datang,” ujar Kadisdik Darma Utama.
Dari jenjang SD, prestasi berhasil diraih I Nyoman Arya Mahayana dari SDN 1 Perean pada kategori puisi putra. Selanjutnya, Ni Made Devi Oktaviyani dari SDN 2 Bantas meraih prestasi dalam lomba nyurat aksara Bali putri, sedangkan Putu Ayu Kinanti Maheswari dari SDN 1 Marga Dauh Puri memperoleh juara harapan 2 matembang putri. “Untuk penyerahan medali kategori SD dilakukan di kantor disdik,” ujar Darma Utama.
Tiga siswa SD lainnya yang turut mengharumkan nama Tabanan adalah Ni Kadek Astrin Priscilyana dari SDN 3 Lalang Linggah Tabanan sebagai juara harapan 1 bebanyolan putri. Deanshaquela Trisha Arimta dari SDN 1 Delod Peken meraih juara harapan 2 mesatua putri, sementara Ni Nyoman Kariata Maheswari Gayatri dari SDN 2 Beringkit Belayu memperoleh juara harapan 1 puisi putri.
Pada jenjang SMP, Ni Putu Tasya Rahayuni dari SMPN 1 Selemadeg Barat berhasil menduduki posisi juara 1 masatua putri. Prestasi berikutnya diraih Ni Kadek Ayu Satya Dewi dari SMPN 2 Pupuan yang memperoleh juara 3 mapidarta putri. Dari sekolah lainnya, I Ketut Satya Arisedana dari SMPN 6 Pupuan Satu Atap sukses meraih juara 3 mapidarta putra. I Putu Jiwa Angga Prabawa dari SMPN 1 Pupuan memperoleh juara 3 matembang putra, sedangkan Ni Nyoman Bunga Adnyani dari SMPN 1 Selemadeg Timur berhasil meraih juara 2 bebanyolan putri.
Mengenai mekanisme penyerahan penghargaan, Ngurah Darma Utama menerangkan bahwa medali bagi para pemenang juara 1 hingga 3 kategori SMP diserahkan di Kantor OJK Denpasar. Sementara itu, medali juara harapan 2 lomba nyurat lontar yang diraih Ni Gusti Ayu Putu Satya Pratiwi dari SMPN 2 Pupuan diserahkan di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan.
Rangkaian prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Tabanan sekaligus menunjukkan keberhasilan pembinaan peserta didik dalam bidang bahasa dan sastra daerah. Diharapkan pencapaian ini dapat mendorong semakin banyak pelajar untuk mengenal, mencintai, serta ikut menjaga kelestarian bahasa Bali sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya masyarakat.
(BC13)
















