Beranda Pendidikan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Serentak di Tabanan, Diikuti 38 Ribu...

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Serentak di Tabanan, Diikuti 38 Ribu Pelajar dan Gunakan 313 TPS

0
Pemilihan OSIS
Suasana pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS di SMP Negeri 1 Tabanan. (ist)

balibercerita.com –
Pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS (pemilos) serentak di Kabupaten Tabanan menjadi sarana bagi pelajar untuk mengenal dan mempraktikkan nilai-nilai demokrasi secara langsung. Kegiatan yang digelar pada Rabu (21/10) tersebut mendapat apresiasi dari Pemkab Tabanan karena dinilai mampu menumbuhkan kesadaran berdemokrasi, tanggung jawab dalam menggunakan hak pilih, serta sikap saling menghormati di tengah perbedaan pilihan.

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan beserta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilos serentak 2026. Ia menilai, pengenalan demokrasi kepada generasi muda perlu dilakukan melalui praktik nyata agar siswa dapat memahami proses pemilihan pemimpin, bukan sebatas mempelajarinya di dalam kelas.

Menurut Sanjaya, pemilos dapat menjadi bagian dari pendidikan karakter yang perlu dikembangkan secara konsisten di sekolah. Ia berharap pengalaman mengikuti pemilihan sejak usia pelajar mampu membentuk generasi yang berwawasan luas, kritis, menjunjung integritas, serta memiliki kepedulian terhadap kehidupan demokrasi di masyarakat. Pengalaman mengikuti pemilos diharapkan menjadi bekal ketika kelak mereka memiliki hak pilih dalam pemilu maupun pemilihan kepala daerah.

Baca Juga:   Giri Prasta Salurkan BKK dan Hibah Rp232 Miliar Lebih untuk Tabanan

Pemilos Serentak Kabupaten Tabanan 2026 diikuti sebanyak 38.783 pemilih dari berbagai jenjang pendidikan. Jumlah tersebut mencakup 17.414 pemilih tingkat SMP/MTs dan 21.369 pemilih tingkat SMA/SMK/MA. Dalam pelaksanaannya, terdapat 175 pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS yang berkompetisi, dengan dukungan 313 tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah Kabupaten Tabanan.

Partisipasi puluhan ribu pelajar tersebut memperlihatkan besarnya potensi sekolah sebagai ruang pengenalan demokrasi bagi pemilih pemula. Melalui pemilihan langsung, siswa memperoleh kesempatan untuk mengenali kandidat, menilai visi dan program yang ditawarkan, menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan sendiri, serta memahami mekanisme pemungutan dan penghitungan suara yang tertib dan transparan.

Baca Juga:   Pemprov Bali Umumkan Penetapan Ruas Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi

Manfaat pembelajaran tersebut juga dirasakan Made Kevan Lakeswara Biantara, salah satu calon Ketua OSIS SMP Negeri 1 Tabanan. Ia mengaku mendapatkan pengalaman berharga karena dapat terlibat langsung dalam pemilihan yang menerapkan prinsip serupa dengan pemilihan presiden, gubernur, maupun bupati.

“Saya cukup bangga karena bisa ikut serta sebagai peserta atau calon Ketua OSIS yang dipilih secara langsung, layaknya pemilihan presiden, gubernur, atau bupati. Ini menjadi pengalaman berharga bagi saya karena bisa merasakan secara langsung bagaimana proses demokrasi berlangsung,” ungkap Kevan.

Baca Juga:   Penertiban Dugaan Pelanggaran Vila di Canggu Tunggu Hasil Pengukuran BPN

Selain menjadi pengalaman baru, keikutsertaan dalam pemilos juga mengajarkan pentingnya menghormati keputusan bersama. Kevan menegaskan bahwa dirinya siap menerima hasil pemilihan, apa pun hasil akhirnya, sekaligus menjadikan pengalaman tersebut sebagai persiapan untuk menggunakan hak pilih ketika telah memenuhi ketentuan sebagai pemilih.

Untuk diketahui, penyelenggaraan pemilos serentak merupakan hasil kerja sama KPU Tabanan dengan Pemkab Tabanan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Pendidikan, serta Dinas Komunikasi dan Informatika. Kegiatan ini turut melibatkan Bawaslu Tabanan dan KNPI Tabanan. Melalui sinergi berbagai pihak tersebut, semangat “Belajar Demokrasi dari Sekolah” diharapkan terus berkembang menjadi kebiasaan positif di kalangan pelajar. (BC13)