Beranda Politik Beredar Isu Calon Titipan di Pilkel 2026, Ini Respons Bupati Badung

Beredar Isu Calon Titipan di Pilkel 2026, Ini Respons Bupati Badung

0
Pilkel di Badung
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. (ist)

balibercerita.com –
Pemilihan perbekel (pilkel) serentak tahun 2026 di Kabupaten Badung hampir memasuki tahapan akhir. Namun, sebelum waktu pencoblosan atau pemungutan suara, beredar isu adanya calon titipan sejumlah pejabat di Gumi Keris.

Hal ini pun langsung dibantah oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. Dirinya memastikan pemerintah daerah tidak melakukan intervensi terhadap proses pemilihan yang berlangsung di tiga desa yakni Baha, Sobangan, dan Munggu.

Adi Arnawa pun meminta masyarakat tidak terpengaruh isu yang berkembang dan memberikan penilaian berdasarkan rekam jejak serta kemampuan masing-masing kandidat. “Jadi enggak ada lah yang mengatakan bahwa ini titipan Pak Adi, ini titipan Pak Ketua DPRD, enggak ada seperti itu. Silakan rakyat yang menilai nanti berdasarkan rekam jejak,” ujarnya.

Baca Juga:   Koster Lantik Ribuan Pengurus PDI Perjuangan di Tabanan

Menurutnya, seluruh calon perbekel harus mengikuti kontestasi secara sehat dan menjunjung prinsip netralitas. Pemerintah daerah menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada masyarakat desa untuk menentukan sosok pemimpin yang dianggap paling layak. “Tidak ada isu-isu liar yang berkembang di masyarakat terkait adanya calon dukungan dari lingkar kekuasaan,” ucap mantan Sekda Badung tersebut.

Dirinya juga mengingatkan para kandidat agar menjaga sportivitas selama proses pemilihan. Terlebih, setiap desa hanya diikuti dua calon sehingga persaingan berlangsung secara langsung atau head to head. “Kami sangat berharap di masing-masing desa ini pilkel berjalan aman, kondusif, serta menjunjung tinggi sportivitas,” harapnya.

Baca Juga:   Isu Estafet Kepemimpinan Badung, Adi Arnawa dan Gus Bota Kompak Bantah Retak

Selain mengingatkan para calon, politisi asal Pecatu, Kuta Selatan, tersebut berpesan agar kandidat yang nantinya terpilih tidak bersikap berlebihan atas kemenangan yang diraih. Ia berharap perbekel terpilih tetap membuka ruang kerja sama dengan kandidat lain demi kepentingan dan kemajuan desa.

“Siapapun nanti yang jadi pemenang, tetap harus melibatkan lawan yang akan diajak bersaing pada pemilu perbekel sekarang ini. Saya kira sekarang rakyat sudah pintar, sudah cerdas untuk memilih siapa yang terbaik, silakan lihat rekam jejaknya, bagaimana kemampuannya, bagaimana pengalamannya,” jelasnya.

Berdasarkan data yang telah ditetapkan, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) dalam pilkel serentak Badung 2026 mencapai 12.176 pemilih yang tersebar di 23 tempat pemungutan suara (TPS). Desa Munggu tercatat memiliki 5.874 pemilih di 10 TPS, disusul Desa Baha dengan 3.171 pemilih di tujuh TPS, serta Desa Sobangan sebanyak 3.131 pemilih di enam TPS.

Baca Juga:   Fraksi Golkar DPRD Badung Soroti Serapan APBD 2025 Belum Optimal

Kontestasi di ketiga desa tersebut diikuti enam calon perbekel. Di Desa Munggu, kandidatnya adalah I Kadek Indra Putra (31) dan I Nyoman Alit Sugiarta (50). Sementara, di Desa Baha diikuti I Wayan Rusih, S.H. (65) dan I Kadek Erik Kuslawan (39).

Adapun dua kandidat di Desa Sobangan yakni I Wayan Karmita (50) dan I Ketut Tirtayasa (53). Pemungutan suara pilkel serentak Badung dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 15 November 2026. (BC9)