Beranda Umum Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem, Camat Kuta Minta Lurah Petakan Titik Rawan Bencana

Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem, Camat Kuta Minta Lurah Petakan Titik Rawan Bencana

0
Cuaca ekstrem Kuta
Pemantauan pengerukan drainase di Sunset Road guna mengantisipasi banjir. (ist)

balibercerita.com –
Menghadapi potensi peningkatan intensitas hujan, Kecamatan Kuta mulai memperkuat kesiapsiagaan wilayah. Camat Kuta, I Made Agus Suantara mengeluarkan imbauan kepada seluruh lurah agar meningkatkan langkah antisipasi terhadap potensi banjir, genangan, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

Imbauan tersebut menekankan pentingnya deteksi dini dan keterlibatan seluruh unsur masyarakat dalam mengurangi risiko bencana. “Kami minta kelurahan tidak hanya memantau kondisi wilayah, tetapi juga segera melakukan langkah pencegahan sebelum hujan dengan intensitas tinggi terjadi,” ucapnya, Jumat (31/10).

Baca Juga:   KTT G20 Usung Misi Perkenalkan Produk Lokal Ke Internasional

Salah satu langkah yang ditekankan adalah membersihkan saluran air melalui kegiatan gotong royong. Drainase, got, gorong-gorong, hingga aliran sungai perlu dibersihkan dari sampah dan material yang berpotensi menyumbat aliran air sehingga memicu banjir maupun genangan.

Selain itu, para lurah diminta memperketat pemantauan titik-titik rawan banjir, genangan, tanah longsor, dan luapan sungai. Kondisi pohon-pohon besar di sepanjang jalan, kawasan permukiman, fasilitas umum, serta lokasi dengan aktivitas masyarakat yang padat juga perlu mendapat perhatian untuk mengantisipasi risiko tumbang.

Baca Juga:   Urus Paspor Sambil Belanja, Immigration Lounge Pertama di Bali Resmi Hadir di Discovery Mall

Ia juga meminta penguatan koordinasi lintas sektoral dengan bendesa adat, kelian banjar, kepala lingkungan, linmas, serta aparat penanggulangan bencana. Sinergi tersebut diperlukan untuk memastikan kesiapan penanganan keadaan darurat, termasuk memastikan jalur evakuasi dapat berfungsi dengan baik.

Di sisi lain, edukasi kepada masyarakat dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan saat cuaca buruk. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan ketika hujan deras, menghindari aktivitas di sekitar aliran sungai yang berpotensi meluap, serta tidak berteduh di bawah pohon besar maupun baliho saat angin kencang.

Baca Juga:   Viral Bule Bugil di Gunung Batur, Kanwilkumham Bali Segera Periksa Pelaku

“Kami juga mengimbau perangkat kelurahan dapat menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. Jangan ragu melakukan koordinasi cepat dengan perangkat daerah dan instansi terkait apabila terjadi keadaan darurat di lapangan,” imbuhnya.

Melalui langkah antisipatif tersebut, ia berharap kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tumbuh sebagai kepedulian bersama. Semangat gotong royong dan kewaspadaan masyarakat diharapkan mampu menekan risiko bencana sekaligus menjaga keselamatan warga di seluruh wilayah Kecamatan Kuta. (BC5)