Debit Air Bendungan Telaga Tunjung Berkurang, Ini Penyebabnya 

0
2
Bendungan Telaga Tunjung
Balai Wilayah Sungai melaksanakan kegiatan pembersihan lumpur di Bendungan Telaga Tunjung. (ist)

balibercerita.com –
Debit air di Bendungan Telaga Tunjung, Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, menurun. Terkait hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan memastikan penurunan bukan disebabkan oleh kekeringan.

Penurunan debit air terjadi karena adanya pekerjaan pemeliharaan bendungan yang sedang dilakukan Balai Wilayah Sungai (BWS). Kepastian itu diperoleh setelah Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinada Giri bersama Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik turun langsung melakukan pengecekan ke lokasi pada Kamis (21/8).

Baca Juga:   Ketua DPRD Badung Pimpin Rapat Persiapan Museum Perdamaian Bali di Kuta

Peninjauan dilakukan menyusul informasi yang beredar terkait menurunnya debit air di kawasan Bendungan Telaga Tunjung. Dalam pengecekan tersebut, jajaran BPBD Tabanan turut didampingi staf Kecamatan Kerambitan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus memvalidasi informasi yang diterima sebelumnya. Dari hasil pemeriksaan, berkurangnya aliran air menuju bendungan ternyata berkaitan dengan kegiatan pembersihan lumpur yang tengah dikerjakan oleh BWS.

Selama proses pemeliharaan berlangsung, aliran air menuju bendungan ditutup sementara untuk mendukung kelancaran pekerjaan. Penutupan aliran tersebut secara otomatis menyebabkan debit air yang masuk ke Bendungan Telaga Tunjung berkurang. Kondisi inilah yang kemudian memunculkan informasi bahwa telaga mengalami kekeringan.

Baca Juga:   Dua Putra Kuta Pimpin Kecamatan, Siap Bangkitkan Kembali Kejayaan Kuta

Kalaksa BPBD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Srinada Giri mengatakan, pengecekan langsung dilakukan untuk memastikan informasi yang diterima sesuai dengan kondisi sebenarnya sekaligus memberikan penjelasan kepada masyarakat. “Setelah kami melakukan pengecekan langsung ke lokasi, penurunan debit air di Bendungan Telaga Tunjung terjadi karena sedang dilaksanakan pembersihan lumpur oleh BWS. Aliran air menuju bendungan sementara ditutup selama proses pekerjaan berlangsung,” jelasnya.

Baca Juga:   Lebaran 2026, Bandara Ngurah Rai Proyeksikan Layani 1,1 Juta Penumpang dan 401 Extra Flight

BPBD Tabanan selanjutnya akan tetap memantau perkembangan kondisi Bendungan Telaga Tunjung, termasuk kemungkinan dampak kegiatan pemeliharaan terhadap ketersediaan air maupun lingkungan di sekitarnya. Masyarakat juga diminta tidak langsung mempercayai atau menyimpulkan informasi yang beredar sebelum mendapatkan kepastian dari sumber resmi. Informasi dari pemerintah dan instansi berwenang diharapkan menjadi rujukan agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait kondisi bendungan. (BC13)