Tim SAR Kembali Perluas Area Pencarian Korban KMP Putri Yasmin 

0
4
KMP Putri Yasmin
Pengerahan helikopter Finns SGi Air Bali untuk pencarian korban terbakarnya KMP Putri Yasmin. (ist)

balibercerita.com –
Harapan untuk menemukan empat korban yang masih hilang dalam insiden terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok terus dijaga. Memasuki masa perpanjangan hari kedelapan pada Rabu (19/8), tim SAR gabungan kembali memperluas penyisiran melalui jalur darat, laut, dan udara.

Kantor SAR Mataram membagi kekuatan operasi menjadi tiga search and rescue unit (SRU). Pembagian ini dilakukan agar pencarian lebih terfokus pada sejumlah wilayah yang telah dipetakan.

Kepala Kantor SAR Mataram selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhamad Hariyadi mengatakan, SRU 1 dikerahkan menggunakan rigid bouyancy boat (RBB) untuk menyisir sejumlah pulau kecil di sekitar Sekotong. Sementara, SRU 2 melakukan pemantauan dari darat dan udara menggunakan drone thermal di wilayah Belongas, Buwun Mas, hingga Orong Bukal.

Baca Juga:   Banjar Celuk Wajibkan Pelaku Usaha Kelola Sampah dari Sumber

Tim ini juga menyisir garis pantai dari Kuta, Lombok Tengah, ke arah barat. “Pada hari kedelapan ini kami membagi operasi ke dalam tiga SRU agar penyisiran lebih terfokus,” ujar Hariyadi.

Baca Juga:   Groundbreaking PSEL Denpasar Ditarget Maret 2026, Proyek Dibiayai Investor

Pencarian juga diperkuat dari udara. SRU 3 menggunakan helikopter Finns SGi Air Bali dari Bali untuk menyisir perairan selatan Bali hingga Lombok. Dalam penerbangan tersebut, personel Kantor SAR Denpasar turut berada di dalam helikopter.

Selain mengandalkan pengerahan personel dan alat utama, tim SAR juga memperkuat pencarian melalui koordinasi dengan berbagai pihak. Informasi mengenai korban yang masih hilang terus disebarluaskan kepada kapal-kapal yang melintas melalui Vessel Traffic Service (VTS) Lembar.

Baca Juga:   Lebaran 2026, Bandara Ngurah Rai Proyeksikan Layani 1,1 Juta Penumpang dan 401 Extra Flight

“Kami juga terus mengoptimalkan penyebaran informasi kepada kapal-kapal yang melintas bekerja sama dengan VTS Lembar, serta menggandeng para nelayan dan warga pesisir untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” tegas Hariyadi.

Dengan pola pencarian yang mencakup tiga matra tersebut, tim SAR gabungan berharap empat korban yang hingga kini belum ditemukan dapat segera teridentifikasi dan ditemukan. Operasi pencarian pun terus dilakukan dengan menyisir titik-titik yang dinilai memiliki kemungkinan keberadaan korban. (BC5)