balibercerita.com –
Dinas PUPR Badung bergerak cepat melakukan penanganan kerusakan jalan di akses masuk kawasan Kampus Unud Jimbaran. Jalan yang rusak dan berlubang tersebut ditengarai dipicu limpasan air yang terus-menerus menggenangi badan jalan, ditambah tingginya aktivitas kendaraan berat berupa truk tangki air milik usaha supplier air di sekitar lokasi.
Perbaikan sementara dilakukan pada Senin (18/5), dengan metode penambalan menggunakan aspal cold mix guna menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Langkah ini diambil sembari menunggu penanganan lanjutan yang lebih permanen.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Badung, I Putu Teddy Widnyana Putra mengatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Plt. Camat Kuta Selatan dan Satpol PP BKO Kuta Selatan terkait aktivitas usaha supplier air yang diduga menjadi penyebab limpasan air ke badan jalan. “Banyaknya air yang melimpah ke jalan bisa menyebabkan kerusakan aspal secara terus-menerus. Menurut informasi, pihak pengelola usaha supplier air akan dipanggil oleh Satpol PP Badung,” ujarnya, Selasa (19/5).
Menurut Teddy, kerusakan di titik tersebut bukan kali pertama terjadi. Meski penambalan sudah beberapa kali dilakukan, kondisi jalan kembali cepat rusak akibat genangan air yang terus mengalir serta tingginya intensitas kendaraan tangki air yang melintas setiap hari.
Ia menjelaskan, konstruksi jalan beraspal memang memiliki kelemahan terhadap paparan air dalam jangka panjang, terlebih jika dibebani kendaraan berat secara terus-menerus. Kondisi tersebut mempercepat keretakan hingga menyebabkan lubang di badan jalan.
Saat ini, penanganan masih difokuskan pada pemeliharaan rutin dan belum masuk tahap peningkatan struktur jalan secara permanen. Ketahanan tambalan cold mix pun sangat bergantung pada volume kendaraan dan debit air yang terus menggenangi lokasi. “Memang kalau dibeton itu lebih bagus, tetapi namanya jalan aspal dengan beton kan tidak nyambung. Kecuali perkerasan rigid semuanya, baru nyambung,” imbuhnya. (BC5)


















