Wabup Suiasa Hadiri Acara Magendu Wirasa Pecalang Se-Badung

0
4
Suiasa
Wabup Suiasa saat menghadiri acara Magendu Wirasa Pecalang 2023, di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Jumat (24/11). (ist)

Mangupura, balibercerita.com – 

Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa menghadiri acara Magendu Wirasa Pecalang 2023, di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Jumat (24/11). Turut hadir, Kepala Dinas Kebudayaan Gde Eka Sudarwitha, Ketua PHDI Badung Gede Rudia Adi Putra, Prajuru Pasikian Pecalang Kabupaten Badung, Prajuru MDA kecamatan se-Badung, bendesa/kelian desa adat se-Badung, dan pecalang desa adat se-Badung.

Dijumpai usai acara, Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa mengatakan, pentingnya acara ini karena dapat meningkatkan konsolidasi di jajaran pasikian di Badung dan adanya interaksi dan komunikasi di semua unsur-unsur. Dapat dikatakan sebagai komponen yang memangku kepentingan agar keberadaan pecalang mulai dari desa adat, majelis madya dan termasuk pemerintah dan lembaga-lembaga lainnya. 

Baca Juga:   Tradisi Unik Desa Adat Pangi, Ida Sesuhunan Macecingak Saat Digelar Nangluk Merana

“Kebermanfaatan keberadaan pecalang tidak semata-mata dirasakan hanya masyarakat setempat saja, tetapi lebih jauh keberadaannya ini memberikan peran penting dan manfaat pada kehidupan kita dan siapapun itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup Suiasa menjelaskan, penguatan pecalang khususnya di Kabupaten Badung sudah menjadi keharusan dan kebutuhan yang harus diwujudkan. Berbagai cara dilakukan dengan terjalinnya dan terbangunnya komunikasi yang efektif antara pecalang dengan stakeholder yang lainnya dan khususnya dengan Pemerintah Kabupaten Badung. Dengan membangun komunikasi yang efektif dengan pemerintah akan dapat membuat kebijakan-kebijakan yang menjadi kebutuhan dan memiliki nilai strategis di tengah masyarakat. 

“Maka dari itu, acara megendu wirasa ini adalah nilai penting dan strategisnya kita akan mengerti persoalan yang dihadapi oleh pecalang tidak sebatas dari masalah finansial dan material saja, tapi tuntutan moral mereka, psikologis mereka, disamping masalah risiko sosial dan hukum. Oleh karena itu, kita pemerintah, menghindarkan pecalang itu dari risiko sosial hukum dan masalah negatif lainnya,” pungkasnya.

Baca Juga:   Karya Atma Wedana di Puri Agung Pemecutan, Arus Lalu Lintas Akan Buka-Tutup

Petajuh Pecalang Badung, I Nyoman Beker pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Bupati Badung dan Pemerintah Kabupaten Badung yang telah memberikan bantuan-bantuan kepada desa adat se-Kabupaten Badung. “Bantuan kepada desa adat sangat meringankan beban di masyarakat dan kendaraan operasional yang kami dapatkan juga sangat membantu kegiatan-kegiatan yang ada di desa adat,” jelasnya.

Baca Juga:   Peringati Detik-detik Waisak 2566, Umat Buddha Lakukan Meditasi 

Sementara itu, ketua panitia, I Made Kupasada menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang memfasilitasi segala kegiatan pecalang di Badung termasuk memberikan sarana-prasarana. Diharapkan, dengan adanya gendu wirasa ini dapat menyerap seluruh aspirasi pecalang agar ke depannya para pecalang di Badung lebih baik lagi dalam ngayah kepada masyarakat Badung. 

Dilaporkan bahwa acara gendu wirasa ini merupakan acara rutin digelar untuk sharing dan komunikasi terkait dengan permasalahan agenda-agenda terkait penyelenggaran pasikian pecalang di Kabupaten 

Badung. Kegiatan ini bertujuan agar acara kegiatan pecalang di Badung dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Badung. (BC13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini