Mangupura, balibercerita.com –
Upaya pencarian terhadap tiga warga yang terseret arus saat memancing di Pantai Mengening, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, akhirnya membuahkan hasil. Dua dari tiga korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (29/8) pagi, terdampar di Pantai Nyanyi, Kabupaten Tabanan.
Koordinator lapangan, Kadek Adi Yudana, menyampaikan bahwa korban pertama ditemukan sekitar pukul 08.00 Wita oleh seorang warga yang sedang berolahraga di sepanjang Pantai Nyanyi, sekitar 785 meter ke arah utara dari lokasi kejadian. Warga tersebut menemukan sosok tubuh telungkup di bibir pantai dan segera meminta bantuan petugas keamanan vila terdekat untuk mengevakuasi jenazah, lalu melaporkannya ke Polsek Kediri.
“Setelah dievakuasi, korban diidentifikasi sebagai Mohammad Rohmat (36), warga Dusun Krangkongan, Desa Tegal Wangi, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur,” ungkap Kadek.
Jenazah Mohammad Rohmat kemudian dibawa ke RSUD Singasana Kediri, Tabanan, menggunakan ambulans milik rumah sakit tersebut.
Korban kedua, lanjut Kadek, ditemukan sekitar pukul 11.20 Wita, di lokasi yang masih berada di sekitar Pantai Nyanyi, berjarak sekitar 486 meter dari titik awal kejadian. Jenazah berhasil dievakuasi pada pukul 12.39 Wita, menggunakan ambulans dari Bhuana Bali Rescue.
Korban kedua diketahui bernama Akhmad Romli (34), warga Dusun Kapuran, Desa Grenden, Kecamatan Puger, Jember.
Sementara itu, satu korban lainnya, Riko Sugeng Irawan (24), warga Dusun Purwasari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Umbulsari, Jember, hingga saat ini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Operasi pencarian melibatkan Search and Rescue Unit (SRU) laut dan darat, dengan cakupan area pencarian mencapai 20 nautical mile persegi. Tim SRU laut dibagi menjadi dua, menggunakan jetski dan rubber boat yang masing-masing menyisir area seluas 10 NM².
Pencarian diwarnai tantangan cuaca ekstrem, seperti hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi. Di sisi darat, dua tim melakukan penyisiran sepanjang bibir pantai ke arah utara dan selatan sejauh 3,5 kilometer dari titik awal kejadian.
Unsur SAR gabungan yang terlibat antara lain: Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polairud Mabes Polri, Polres Badung, Dit Samapta Polda Bali, TNI AL, Polsek Kediri, Potensi SAR 115, Bhuana Bali Rescue, Bhabinkamtibmas Desa Cemagi, serta masyarakat setempat.
Peralatan utama yang digunakan dalam operasi meliputi satu unit rubber boat, satu unit jet ski, dua ambulans (RSUD Singasana dan Bhuana Bali Rescue), peralatan SAR air, drone thermal, dan alat pencari bawah air AquaEye. Pencarian terhadap satu korban yang masih hilang akan terus dilanjutkan hingga ditemukan. (BC5)


















