Beranda Umum Tiga Orang Dilaporkan Hilang saat Berburu di Hutan Gerokgak

Tiga Orang Dilaporkan Hilang saat Berburu di Hutan Gerokgak

0
Hilang di Hutan Gerokgak
Proses pencarian tiga orang yang diduga hilang di Hutan Gerokgak. (ist)

balibercerita.com –
Tiga orang dilaporkan hilang setelah melakukan aktivitas berburu di kawasan hutan sebelah selatan Bendungan Gerokgak, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Ketiganya pada Minggu (1/11) pagi, namun hingga Senin (2/11), belum diketahui keberadaannya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya menjelaskan, laporan hilangnya tiga warga tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar pada Senin pukul 05.30 Wita. “Informasi disampaikan Made Sutar, anggota Polsek Gerokgak, setelah keluarga dan pihak terkait khawatir lantaran ketiganya tak kunjung pulang,” ucapnya.

Baca Juga:   Dugaan Penyelewengan Pertalite di Penatih, Operator SPBU Diberhentikan

Berdasarkan informasi awal, ketiga warga Desa Gerokgak itu berangkat berburu di hari Minggu, sekitar pukul 05.00 Wita. Mereka menuju kawasan hutan di sebelah selatan Bendungan Gerokgak. Namun, setelah lebih dari satu hari, keberadaan mereka belum diketahui.

Baca Juga:   Ini Temuan Hasil Riset Dampak Pandemi dan Pascapandemi Bagi Pendidikan Anak Usia Dini

Ketiga warga tersebut yakni Kadek Artana (23), Kadek Sandia (15), dan Putu Kargu Raditya (21). Ketiganya tercatat sebagai warga Banjar Dinas Gendongan, Desa Tukad Sumaga, Kecamatan Gerokgak.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Denpasar segera berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Operasi ini dilakukan guna menemukan ketiganya sekaligus memastikan kondisi mereka.

“Informasi mengenai keberadaan maupun kondisi ketiga warga tersebut masih belum diketahui. Perkembangan operasi pencarian akan disampaikan berdasarkan hasil pemantauan tim di lapangan,” ungkapnya.

Baca Juga:   Langgar Ketertiban Umum, Warga Korea Selatan Dipulangkan Paksa dari Bali

Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di kawasan hutan atau wilayah dengan medan sulit. Masyarakat juga diimbau tidak bepergian seorang diri serta selalu menyampaikan tujuan dan perkiraan waktu kembali kepada keluarga guna mengantisipasi kondisi darurat. (BC5)