Beranda Umum Pemuda 19 Tahun Hilang Terseret Arus Saat Banyu Pinaruh di Pantai Keramas

Pemuda 19 Tahun Hilang Terseret Arus Saat Banyu Pinaruh di Pantai Keramas

0
Tenggelam di Pantai Keramas
Hari kedua pencarian korban terseret arus di Pantai Keramas. (ist)

balibercerita.com –
Seorang pemuda dilaporkan tenggelam saat mandi di kawasan Pantai Keramas, Kecamatan Blahbatuh, pada Minggu (1/11), atau saat hari raya Banyu Pinaruh. Hingga Senin (2/11) pagi, korban belum ditemukan sehingga tim SAR melanjutkan pencarian memasuki hari kedua.

Korban bernama I Gede Yuda Pratama (19), warga Karangasem. Peristiwa naas itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.10 Wita. Saat itu, korban tengah mandi di kawasan pantai yang memiliki arus berbahaya.

Baca Juga:   Aqua Bangun Diplomasi Olahraga Lewat Bulu Tangkis, Dorong Generasi Muda dan Brand Indonesia ke Kancah Regional

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya menerangkan, informasi kejadian diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 19.05 Wita dari Wayan Joni, Koordinator Balawista Pantai Lebih. “Petugas Balawista sempat melakukan upaya pencarian, namun belum berhasil menemukan korban,” ujarnya.

Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengerahkan lima personel menuju lokasi kejadian pada pukul 19.25 Wita. Upaya pencarian dilakukan untuk melacak keberadaan korban di sekitar titik terakhir terlihat.

Baca Juga:   Wabup Suiasa Pimpin Rapat Koordinasi MCP Badung Triwulan II Tahun 2024

Memasuki hari kedua atau Senin pagi, operasi SAR kembali dilanjutkan dengan mengerahkan sejumlah sarana pendukung, diantaranya rigid inflatable boat (RIB) dan perahu karet (rubber boat). Kedua armada tersebut disiapkan untuk menyisir kawasan perairan yang diduga menjadi lokasi korban terseret arus.

Tim SAR terus mengoptimalkan pengerahan personel dan sarana pencarian guna menemukan korban. Ia mengingatkan masyarakat dan wisatawan yang beraktivitas di pantai agar memperhatikan kondisi arus gelombang, serta mematuhi peringatan petugas, terlebih di kawasan pantai yang memiliki karakteristik arus berbahaya dan berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.

Baca Juga:   Promosikan Potensi dan Peluang Investasi, DPMPTSP Libatkan Duta Investasi Badung 2024 

“Kami mengimbau masyarakat, terutama wisatawan yang beraktivitas di kawasan pantai agar memperhatikan kondisi arus dan gelombang serta mematuhi setiap arahan petugas keselamatan pantai. (BC5)