balibercerita.com –
Melalui ajang Haier x Aqua Cup 2025 Regional Badminton Tournament yang digelar di Li-Ning Badminton Hall Nuansa Jimbaran, Bali, pada 10–12 Oktober 2025, Aqua Elektronik Indonesia tak hanya menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia olahraga, tetapi juga mempertegas komitmennya dalam membangun generasi muda yang berprestasi sekaligus memperkuat diplomasi antarnegara Asia Tenggara.
Sales Director Aqua Elektronik Indonesia, Luminto Aribowo Purnomo mengatakan bahwa semangat kompetisi di bidang olahraga merupakan cerminan nilai-nilai yang ingin ditanamkan perusahaan, kerja keras, sportivitas, dan inovasi tanpa henti. “Kami ingin mendidik generasi muda Indonesia untuk selalu berkompetisi dan menunjukkan kinerja terbaiknya. Melalui olahraga, kami berharap dapat meningkatkan antusiasme masyarakat sekaligus membangun karakter unggul anak muda Indonesia,” ujarnya.
Menurut Luminto, bulu tangkis dipilih bukan tanpa alasan. Olahraga ini sudah menjadi bagian dari identitas bangsa dan memiliki daya tarik besar di Asia Tenggara. Dengan dukungan dari negara-negara peserta seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam, ajang ini menjadi ruang kolaborasi sekaligus diplomasi lewat sportivitas.
“Bulu tangkis adalah olahraga populer yang menyatukan banyak negara di kawasan ini. Melalui kompetisi seperti ini, semangat kebersamaan dan persaudaraan antarnegara juga terbangun,” tambahnya.
Selain mendorong semangat berkompetisi, Aqua juga menjadikan olahraga sebagai medium brand building untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap produknya. “Ke depannya, kami berharap event seperti ini dapat menumbuhkan kepercayaan terhadap brand serta meningkatkan minat masyarakat di dunia olahraga. Kami ingin selalu berkontribusi di tengah masyarakat, tidak hanya melalui produk, tetapi juga lewat kegiatan positif,” jelasnya.
Luminto menegaskan bahwa visi dan misi Aqua adalah terus berinovasi agar dapat menghadirkan produk dan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. “Kami ingin selalu menjadi bagian dari kehidupan pelanggan, menghadirkan solusi yang membuat hidup mereka lebih baik,” tegasnya.
Dalam turnamen kali ini, tim Thailand keluar sebagai juara pertama kategori tim, disusul Vietnam di posisi kedua, sementara Indonesia masih berjuang mengasah performa. “Lawan-lawan di Asia Tenggara sangat menantang. Indonesia masih perlu banyak belajar dan terus meningkatkan kualitas. Tapi kami optimis, di event berikutnya, tim Indonesia bisa jadi juara,” pungkas Luminto.
Ia juga membuka peluang bahwa turnamen serupa akan terus digelar secara berkesinambungan dan berpotensi berpindah ke kota lain di Indonesia sebagai tuan rumah berikutnya. (BC5)

















