Mangupura, balibercerita.com –
Desa Adat Jimbaran melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan Raya Uluwatu I, tepatnya di kawasan Catus Pata Desa pada tanggal 16 dan 17 Mei 2025. Hal ini terkait dengan rangkaian upacara adat patoyan, mapajar, hingga pementasan calonarang.
Ketua Pecalang Desa Adat Jimbaran, I Nyoman Suwirya menerangkan bahwa rekayasa lalin dilaksanakan pada Jumat (17/5), mulai pukul 08.00 Wita, dan Sabtu (17/5) pukul 06.00 Wita. Hal ini dilakukan terkait upacara tegak odalan atau patoyan Ida Batara Dewa Ayu yang jatuh pada Sukra Pon Medangsia, hari ini.
Hal ini merupakan kelanjutan dari prosesi mapinton ke Pura Luhur Uluwatu yang telah dilaksanakan pada Minggu lalu. “Rekayasa ini kita lakukan untuk mendukung kelancaran dan kekhidmatan upacara. Kami mengimbau masyarakat agar menghormati jalannya upacara serta mematuhi arahan petugas di lapangan,” ucapnya.
Beberapa ruas jalan utama akan ditutup total, diantaranya Jalan Pantai Sari, Jalan Ulun Swi, dan Jalan Pemelisan Agung. Para pengendara diimbau untuk menggunakan jalur alternatif. Seperti Jalan Yoga Perkanti yang tembus ke Jalan Pantai Kedonganan, kemudian menuju Jalan Bantas. Alternatif lain adalah melalui Jalan Bypass Ngurah Rai Jimbaran.
Rangkaian upacara diawali dengan pembuatan rangki dan tratag (bangunan upacara). Pada pukul 16.00 Wita akan dilaksanakan upacara Mepajar, dilanjutkan dengan puncak piodalan pada pukul 20.00 Wita, dan pementasan calonarang pada pukul 23.00 Wita. Sebanyak 20 pecalang disiagakan pada pagi hari dan diperkuat hingga 50 personel pada sore hingga malam. Linmas Jimbaran juga turut membantu pengamanan selama kegiatan berlangsung. (BC5)
















