Tahun 2022, Occupancy Rate The Nusa Dua Lebih Tinggi dari Nasional

0
271
Nusa Dua
Kawasan The Nusa Dua. (ist)

Jakarta, balibercerita.com – 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) Januari-November 2022 mencapai 4,58 juta kunjungan. Angka ini naik 228,30 persen, dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2021. Hal ini berbanding lurus dengan tingkat hunian rata-rata (occupancy rate) hotel berbintang pada periode Januari hingga November 2022 yang mencapai 46,76 persen, atau naik dari 34,68 persen pada periode Januari-November 2021. 

Pencapaian ini melebihi target batas atas atau target optimistis wisman yang ditetapkan pemerintah sebesar 3,6 juta orang. Presiden Joko Widodo juga menyatakan, pemulihan pariwisata di Indonesia jauh lebih cepat dibandingkan negara lain, salah satunya ditunjukkan oleh padatnya penerbangan ke Bali sejak sejak akhir tahun lalu meski pemerintah belum membuka akses ke semua negara di dunia.

Pemulihan tingkat hunian rata-rata hotel juga berlaku di destinasi pariwisata The Nusa Dua. Pada periode Januari-Desember 2022 tercatat occupancy rate mencapai 49,46 persen, atau meningkat sebesar 197 persen dibandingkan tingkat tahun 2021 yang hanya mencapai 16,63 persen. Tingginya intensitas penyelenggaraan event di The Nusa Dua, baik event nasional maupun internasional, menjadi salah satu faktor pemulihan occupancy rate di kawasan kami pada tahun 2022. 

Baca Juga:   Triwulan I 2024, Jumlah Kunjungan Wisman Ke Bali Melalui Bandara Ngurah Rai Naik 31,98 persen

“Tahun 2022 lalu merupakan tahun pemulihan pariwisata di Indonesia setelah dihantam pandemi selama dua tahun. Pemulihan ini juga terlihat melalui occupancy rate The Nusa Dua tahun 2022 yang tumbuh melesat hampir tiga kali lipat dibanding tahun 2021 dan sedikit lebih tinggi dari tingkat hunian rata-rata nasional,” ungkap Direktur Utama ITDC, Ari Respati.

Ari menjelaskan bahwa selama tahun 2022, tingkat hunian kawasan The Nusa Dua cukup stabil baik di masa high season hingga low season. Pada bulan Juli sampai November 2022 rata-rata tercatat di atas 60 persen. Bahkan pada bulan Desember 2022, tingkat hunian rata-rata hotel di kawasan The Nusa Dua mencapai 70,68 persen. 

Baca Juga:   Legong Kreasi "Manohara" Dipentaskan di PKB

Capaian Desember 2022 ini merupakan pertumbuhan terbesar dan hampir sama dengan kondisi sebelum pandemi dengan occupancy rate Desember 2019 sebesar 72,93 persen. Sementara, kunjungan wisatawan mancanegara ke The Nusa Dua sepanjang tahun 2022 tercatat sebesar 379.504 orang, tumbuh 168 persen dibanding tahun 2021 yang mencapai 21.295 orang.

Pencapaian pada 2022 membuat pihaknya lebih optimis dalam menyambut tahun 2023. Apalagi pemerintah telah resmi mencabut pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada akhir tahun lalu. Dengan adanya sejumlah agenda event yang akan berlangsung selama 2023, pihaknya percaya akan membantu upaya dalam menjaga tren positif kunjungan wisatawan ke The Nusa Dua dan terus menjaga momentum kebangkitan pariwisata. 

Baca Juga:   Nikmatnya Nasi Angin Meliling

“Kami juga membuka diri untuk bekerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka menambah intensitas event-event di The Nusa Dua sehingga dapat menambah daya tarik kawasan,” imbuhnya.

Adapun beberapa event meeting, incentive, convention and exhibition (MICE) berskala internasional sukses digelar di kawasan The Nusa Dua sepanjang tahun 2022, diantaranya Presidensi G20, Indonesia Esports Summit 2022, AIS 6th Senior Official Meeting & 4th Ministerial Meeting, dan The 15th Bali Democracy Forum. 

Sejumlah kegiatan event musik dan gaya hidup yang berlangsung di The Nusa Dua seperti Univlox Lite Nite Vol. 4 dan Road To Now Playing Fest 2023 tercatat mampu menarik kunjungan wisatawan ke kawasan. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini