balibercerita.com –
Pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dirilis Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) pada 31 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Ribuan siswa di seluruh Indonesia serentak mengakses hasil seleksi melalui laman resmi SNPMB dan mirror perguruan tinggi dengan memasukkan nomor pendaftaran serta tanggal lahir sesuai data yang terdaftar.
Tahun ini, sebanyak 806.242 siswa dari berbagai jenjang pendidikan menengah ikut ambil bagian dalam seleksi berbasis prestasi ini. Mereka berasal dari 509.858 siswa SMA, 190.498 siswa SMK, 104.786 siswa MA, serta 1.100 siswa lainnya. Para peserta tersebut bersaing ketat untuk memperebutkan 189.017 kursi yang tersedia di 146 perguruan tinggi negeri, yang terdiri dari 76 PTN akademik, 26 PTKIN, dan 44 politeknik negeri.
SNBP sendiri menjadi salah satu jalur strategis dalam menjaring calon mahasiswa unggul sejak dini, dengan penilaian berbasis prestasi akademik, non-akademik, serta rekam jejak sekolah.
Di tengah ketatnya persaingan, Universitas Udayana (Unud) tetap menunjukkan daya tarik tinggi bagi calon mahasiswa. Program studi Kedokteran masih menjadi primadona dengan jumlah peminat terbanyak, diikuti Manajemen, Akuntansi, Ilmu Hukum, dan Farmasi. Sejumlah program studi juga mencatat tingkat keketatan tinggi, seperti Keperawatan, Fisioterapi, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Teknologi Informasi. Tingginya angka persaingan ini mencerminkan meningkatnya minat sekaligus selektivitas pada bidang-bidang tersebut.
Pada SNBP 2026, Unud menerima 2.348 mahasiswa baru. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.197 mahasiswa diterima melalui pilihan pertama dan 151 mahasiswa melalui pilihan kedua, dengan tingkat pemenuhan daya tampung mencapai 94,22 persen.
Rektor Unud, I Ketut Sudarsana menegaskan bahwa jalur SNBP memiliki peran penting dalam menjaring mahasiswa berprestasi yang konsisten secara akademik. “SNBP menjadi salah satu jalur strategis bagi Universitas Udayana untuk mendapatkan calon mahasiswa terbaik yang telah menunjukkan prestasi sejak di bangku sekolah. Kami melihat bahwa mahasiswa yang diterima melalui jalur ini memiliki kualitas akademik yang baik, karakter kuat, serta potensi untuk berkembang menjadi lulusan yang berdaya saing global,” ujarnya.
Ia juga menekankan komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan inovasi pembelajaran agar tetap menjadi pilihan utama calon mahasiswa. “Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan, inovasi pembelajaran, serta memperluas informasi kepada masyarakat agar Universitas Udayana tetap menjadi pilihan utama calon mahasiswa,” imbuhnya.
Bagi siswa yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBP, peluang masih terbuka melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun seleksi mandiri. “Kami memahami bahwa hasil ini mungkin belum sesuai harapan, namun kesempatan masih terbuka. Tetap semangat, terus berusaha, dan jangan menyerah dalam meraih cita-cita,” pesannya.
Melalui momentum ini, Unud kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global, sekaligus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. (BC5)

















