
Mangupura, balibercerita.com –
Salah satu destinasi wisata yang paling ramai dikunjungi selama liburan hari raya Galungan tahun ini adalah Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park. Selama sepekan masa libur Galungan, tercatat lebih dari 20.000 pengunjung memadati kawasan GWK, yang terkenal sebagai rumah dari salah satu patung tertinggi di dunia.
Tak hanya wisatawan lokal, pengunjung mancanegara pun turut meramaikan suasana penuh warna ini. GWK menyelenggarakan berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Bali, termasuk festival ogoh-ogoh yang berlangsung hingga 10 Mei 2025. Penampilan seni seperti tari kecak dan barong show bertajuk “BARAONG” juga menjadi daya tarik utama, terutama saat sore menjelang malam.
“Kami bersyukur dan bangga melihat antusiasme luar biasa dari para wisatawan yang datang untuk merasakan kehangatan liburan Galungan di GWK Cultural Park. Ini menunjukkan bahwa GWK benar-benar menjadi rumah untuk merayakan hari raya Galungan dan memperkuat pelestarian budaya Bali di era modern,” ujar CH. Rossie Andriani, Direktur Operasional GWK Cultural Park.
Sebagai bentuk apresiasi bagi masyarakat Bali, GWK memberikan promo spesial berupa tiket masuk seharga Rp50.000 khusus untuk warga Bali selama periode libur Galungan dan Kuningan, dengan hanya menunjukkan KTP Bali. Promo ini berlaku hingga 30 April 2025.
Tidak hanya merayakan Galungan, GWK juga mulai mempersiapkan acara tahunan bertajuk Pesta Rakyat GWK Bali 2025 untuk menyambut Hari Kemerdekaan RI. Acara ini akan digelar pada 13 sampai 17 Agustus 2025 dan akan diisi dengan festival musik, kuliner, lomba dolanan tradisional, serta pesta kembang api yang meriah.
Penjualan tiket presale telah dibuka dengan dua pilihan menarik. Tiket reguler seharga Rp50.000 berlaku hingga 31 Mei 2025 dan tiket VIP presale viewing seharga Rp150.000 yang tersedia hingga 16 Agustus 2025. Kedua jenis tiket ini sudah termasuk akses ke seluruh area wisata GWK Cultural Park.
Dengan semaraknya rangkaian acara dan promo menarik, GWK Cultural Park mengajak masyarakat untuk ikut serta dan merasakan pengalaman budaya Bali yang otentik dan tak terlupakan. (BC)













