balibercerita.com –
Di tengah keprihatinan nasional dan imbauan kepolisian untuk meniadakan pesta kembang api menjelang pergantian tahun 2025–2026, GWK Cultural Park memilih mengambil langkah penyesuaian demi keamanan dan tanggung jawab sosial. GWK mengemas Bali Countdown tahun ini dengan konsep baru dengan mengganti kembang api dengan laser show.
General Manager Marketing Communication and Event GWK, Andre Prawiradisastra menyebut keputusan tersebut bukan hanya mengikuti arahan Polri, tetapi juga bentuk komitmen GWK untuk tetap menghadirkan hiburan yang aman dan relevan dengan situasi nasional. Menurutnya, penyelenggara ingin memastikan perayaan tahun baru tetap berlangsung tanpa mengurangi kenyamanan maupun keselamatan pengunjung. Karena itu, seluruh rangkaian hiburan utama, mulai dari konser musik hingga momen hitung mundur, tetap digelar sesuai jadwal.
Pergantian dari kembang api ke laser show diproyeksikan menjadi daya tarik baru yang tetap mampu memberikan pengalaman visual bagi ribuan pengunjung yang datang. Andre juga menyampaikan apresiasi kepada publik atas dukungan dan pengertian mereka terhadap perubahan konsep ini. Ia berharap tahun 2026 menjadi awal yang membawa optimisme baru.
Ditanya mengenai kemungkinan refund tiket, Andre menegaskan bahwa kebijakan tiket non-refundable tetap berlaku seperti yang telah diinformasikan sejak awal pembelian. “Penyesuaian program ini tidak membatalkan keseluruhan acara. Seluruh hiburan utama tetap berlangsung,” jelasnya. (BC5)














