Pengelola Mal di Bali Perkuat Upaya Pengurangan Sampah Plastik

0
225
Sampah
Zenzen Guisi Halmis. (BC5)

Denpasar, balibercerita.com —
Pusat-pusat perbelanjaan di Bali kini semakin serius dalam memerangi persoalan sampah. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Provinsi Bali periode 2025–2028, Zenzen Guisi Halmis menegaskan komitmen mal-mal anggota APPBI dalam mendukung upaya pemerintah menjadikan Bali bersih dan bebas sampah plastik.

“Ini adalah solusi bersama karena Bali sebagai destinasi wisata internasional harus menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan. Kami bagian dari pemerintah, dan punya tujuan yang sama untuk menjadikan Bali bersih,” ujar Zenzen.

Baca Juga:   BLiP, Layanan Internet Terbaik untuk Bisnis Kafe dan Resto

Sebagai bukti nyata, mal-mal di Bali kini telah berhenti menyediakan kantong belanja sekali pakai sejak tiga tahun terakhir. Para pengunjung didorong untuk membawa tas belanja sendiri dan menggunakan tumbler untuk mengurangi penggunaan plastik botol sekali pakai.

Tak hanya itu, pusat perbelanjaan juga mulai memilah tempat sampah menjadi tiga jenis, yakni untuk sampah organik, anorganik, dan residu. Sampah organik seperti sisa makanan bahkan mulai diolah untuk dijadikan pupuk atau pakan hewan.

Baca Juga:   Hey 42th Slank x HS Kumpulkan Donasi Rp500 Juta dari Penjualan Tiket

“Kami juga tengah menjajaki kerja sama lebih erat dengan komunitas, khususnya di bidang food and beverage (F&B), untuk memastikan pengelolaan sampah mereka pun lebih bertanggung jawab,” tambah Zenzen.

Langkah ini dianggap sejalan dengan regulasi ketat seperti yang diterapkan di negara maju seperti Singapura. Menurut Zenzen, penegakan aturan dan kesadaran bersama sangat diperlukan jika Bali ingin menjaga citranya sebagai destinasi wisata internasional yang bersih dan ramah lingkungan. “Kita masih terus mencari formulasi yang terbaik agar solusi ini bisa dijalankan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Baca Juga:   Mobil™ Run The Island 2026 Hadirkan Pengalaman Lari Bernuansa Pulau di Nusa Dua

APPBI Bali juga berencana menggandeng asosiasi-asosiasi lain demi memperluas gerakan ini dan menciptakan dampak yang lebih besar dalam pengelolaan sampah di sektor ritel dan hiburan. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini