Mulai Tahun Ini, Pujawali Pura Uluwatu Dimulai Prosesi Masucian ke Pura Beji

0
304
Pura Uluwatu
Palinggih utama Pura Uluwatu. (ist)

balibercerita com –
Untuk pertama kalinya rangkaian upacara pujawali di Pura Uluwatu diawali dengan prosesi Ida Batara masucian menuju Pura Beji yang berada di wilayah Desa Adat Pecatu pada Rabu (9/12) pagi. Prosesi ini akan terus dilaksanakan seterusnya seiring dengan rampungnya Pura Beji yang baru di Desa Adat Pecatu.

Pangempon Pura Luhur Uluwatu yang juga Pangelingsir Pura Jro Kuta, I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya menerangkan, pujawali di Pura Uluwatu dilaksanakan bertepatan dengan Anggara Kasih Medangsia pada Selasa (9/12). Prosesi Ida Batara memargi dari Pura Parerepan dimajukan 1 jam lebih awal dari jadwal sebelumnya, yakni dari pukul 09.00 Wita menjadi pukul 08.00 Wita.

Baca Juga:   Pasamuan Paruman Pandita Se-Badung, Lima Hal Ini Dibahas 

“Iring-iringan Ida Batara dimulai dari Pura Parerepan menuju Pura Beji terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan menuju Pura Luhur Uluwatu dan tiba sekitar pukul 11.00 Wita,” ujarnya didampingi Patengen Desa Adat Pecatu selaku pengemong, Nyoman Sujendra.

Prosesi masuci ke Pura Beji ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan setelah Pura Beji yang baru selesai diupacarai mlaspas enam bulan lalu. Pura Beji dibangun atas bantuan dari Pemerintah Kabupaten Badung tahun ini.

Baca Juga:   Seawall Uluwatu Dipelaspas Usai Penanganan Kawasan Batu Metandal

Pria yang akrab disapa Turah Joko juga menyampaikan bahwa sebelumnya Pura Beji berada di area Pura Swagina milik masyarakat. Kini, Pura Beji yang baru berlokasi di sebelah barat Pura Beji sebelumnya. “Mulai pujawali kali ini, Ida Batara selalu mengawali dengan masuci ke Pura Beji yang ada di Desa Adat Pecatu,” jelasnya.

Setelah rangkaian utama pujawali, juga akan dilaksanakan upacara pakelem yang dilakukan di bawah kawasan pura. Untuk pelaksanaan upacara pujawali tahun ini masih berskala pedudusan alit. Sementara itu, pada Juli 2026 mendatang direncanakan akan digelar pujawali dengan tingkatan pedudusan agung.

Baca Juga:   Selama Festival Imlek Bersama, Arus Lalin Jalan Gajah Mada Dialihkan 

Terkait dengan antusiasme umat, pihak pangempon bersama Desa Adat Pecatu tetap mengutamakan ketertiban selama pujawali berlangsung hingga nyineb pada 12 Desember mendatang. Umat diimbau mengatur waktu tangkil agar tidak terjadi kepadatan di area pura.

“Kami tetap menerapkan sistem penomoran kartu antrean agar ketertiban dan kenyamanan umat tetap terjaga,” tegasnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini