Long Weekend, Bandara Ngurah Rai Siaga Hadapi Lonjakan Penumpang

0
259
Bandara Ngurah Rai
Penumpang di Bandara Ngurah Rai. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –
Menghadapi lonjakan penumpang selama libur panjang Kenaikan Isa Al Masih, Bandara I Gusti Ngurah Rai menyiagakan seluruh sumber daya untuk memastikan kelancaran operasional. Selama periode 29 Mei hingga 1 Juni 2025, bandara ini diperkirakan akan melayani sedikitnya 282.110 penumpang, atau rata-rata 70.528 orang per hari.

Pihak pengelola mencatat, pada hari pertama libur panjang atau Kamis (29/5), sebanyak 68.098 orang melintas melalui bandara, terdiri dari 26.560 penumpang domestik dan 41.538 penumpang internasional. Angka ini menunjukkan tren kenaikan sebesar 17 persen dibandingkan rata-rata harian pada kuartal pertama 2025.

Baca Juga:   Jelang Insarag AP ERE 2022, Dirops Basarnas RI Pantau Kesiapan Basarnas Bali 

“Pergerakan penumpang mulai meningkat signifikan. Kami memperkirakan hari ini (kemarin-red) bisa tembus 74 ribu penumpang,” ujar PGS General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Wahyudi.

Ia memastikan bahwa pihaknya telah mengantisipasi lonjakan ini dengan peningkatan pengawasan dan koordinasi di seluruh titik layanan.

Baca Juga:   November, Trafik Jalan Tol Bali Mandara Tembus 14 Ribu Per Hari

Menurut Wahyudi, kepadatan penumpang saat momen libur panjang merupakan hal yang sudah dipetakan sebelumnya. “Bali tetap menjadi magnet wisata, dan kami berkomitmen menjaga kenyamanan penumpang dengan pelayanan yang tetap prima,” jelasnya.

Tak hanya periode ini, tren serupa juga terjadi pada libur Waisak awal Mei lalu. Dalam lima hari (9–13 Mei 2025), bandara Ngurah Rai mencatat 347.819 pergerakan penumpang, dengan puncak trafik pada 9 Mei mencapai 72.719 orang.

Baca Juga:   Patung Dewa Ruci Kembali Direvitalisasi, Rampung Lebih Cepat dari Target

Meningkatnya konektivitas penerbangan menjadi faktor utama melonjaknya minat wisatawan. “Akses yang semakin luas dari berbagai kota besar di dalam maupun luar negeri membuat Bali semakin mudah dijangkau,” katanya.

Meski mengalami lonjakan, operasional bandara disebut tetap berjalan normal dan kondusif. “Tidak ada gangguan berarti. Semua layanan berjalan lancar berkat koordinasi intensif lintas sektor,” tutup Wahyudi. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini