November, Trafik Jalan Tol Bali Mandara Tembus 14 Ribu Per Hari

0
243
Jalan Tol Bali Mandara. (ist)
Jalan Tol Bali Mandara. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –

Bulan November 2021 menjadi bulan yang cukup menggembirakan bagi PT Jasamarga Bali Tol (JBT), selaku pengelola Jalan Tol Bali Mandara. Pasalnya, pergerakan kendaraan yang melintas di jalan tol di atas perairan itu mencapai angka 14 ribu unit per hari atau naik 100 persen dibandingkan saat masa PPKM Darurat.

Public Relations & Community Development Senior Officer PT Jasa Marga Bali (JBT) Putu Gandhi menerangkan, kondisi trafik jalan tol mencapai titik terendah pada masa PPKM Darurat pada bulan Juli 2021 lalu. Saat itu kendaraan yang melintas per hari hanya mencapai 7.700 unit. Seiring dengan turunnya level PPKM, serta dibukanya pariwisata Bali untuk domestik, trafik berangsur naik dari bulan ke bulan. “Peningkatan itu 60 persen disumbang oleh kendaraan roda empat dan 40 persen kendaraan roda dua,” ucapnya.

Baca Juga:   Usulan Penambahan Breakwater Pantai Kuta, AHY: Pemetaan dan Anggaran Akan Disiapkan Bertahap

Diakuinya, peningkatan pergerakan kendaraan yang melintas di Jalan Tol Bali Mandara tentu berbanding lurus dengan upaya pemulihan sektor pariwisata Bali dan kemudahan syarat perjalanan wisata ke Bali. Terlebih, sejumlah event kegiatan juga mengambil fokus tempat di Bali. Seperti agenda kementerian/lembaga, agenda kunjungan kerja presiden, agenda kunjungan menteri, event International Badminton Festival 2021, swasta dan lain sebagainya. “Mayoritas orang yang melintas di Jalan Tol Bali Mandara ini adalah orang yang terkait di sektor pariwisata. Seperti tamu hotel, travel, pekerja hotel, angkutan barang. Jadi jalan tol ini juga terdampak geliat pariwisata itu. Jika pariwisata lesu, ini juga berdampak terhadap trafik,” jelasnya.

Baca Juga:   Naik Signifikan, Lalu Lintas Harian Jalan Tol Bali Mandara

Namun, kondisi itu nampaknya tidak akan berlangsung lama. Sebab pemerintah pusat berencana akan kembali menetapkan status PPKM Level III di wilayah Bali, kaitan dengan masa Natal dan Tahun Baru. Tentunya kebijakan itu dapat berpengaruh terhadap trafik jalan tol. Peningkatan level PPKM merupakan suatu pembatasan aktivitas masyarakat, termasuk membatasi jumlah pergerakan kunjungan wisatawan. “Sejauh ini kami belum bisa melihat lebih jauh dampak tersebut. Tapi pada intinya kami selalu menjaga pelayanan agar prima. Saat momen Natal dan Tahun Baru kami mengoptimalkan armada, SDM maupun fasilitas pendukung lainnya,” imbuhnya. (BC5)

Baca Juga:   Sukseskan G20, Jalan Tol Bali Mandara Dipermak

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini