Lansia Difabel Terjatuh ke Sumur di Peguyangan, Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban

0
18
Lansia terjatuh ke sumur
Proses evakuasi jenazah korban oleh tim SAR gabungan. (ist)

balibercerita.com –
Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang lansia yang terjatuh ke dalam sumur di wilayah Jalan Antasura, Gang Teratai No. 5, Desa Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Kamis (12/3).

Informasi kejadian diterima pada pukul 12.10 Wita dari petugas BPBD Kota Denpasar, Kojek. Dalam laporan tersebut disebutkan korban bernama I Made Wirya (65). Korban diketahui memiliki kondisi kesehatan yang kurang baik dan salah satu kakinya telah diamputasi.

Baca Juga:   Jual Togel Online, Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Keluarga melaporkan kejadian tersebut setelah tidak menemukan korban di rumah. Dugaan sementara, korban terjatuh ke dalam sumur yang berada di sekitar lokasi rumahnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tujuh personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 12.30 Wita. Tim dilengkapi dengan peralatan mountaineering, satu set SCBA, peralatan medis, serta perlengkapan SAR pendukung lainnya.

Setibanya di lokasi pada pukul 13.13 Wita, tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi di titik sumur tempat korban diduga terjatuh. Tak berselang lama, jasad I Made Wirya berhasil dievakuasi dari dalam sumur oleh tim gabungan.

Baca Juga:   Groundbreaking Pembangunan MRT di Bali Direncanakan Awal September 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya mengatakan, proses evakuasi berlangsung cepat berkat koordinasi yang baik antara seluruh unsur di lapangan. “Tadi siang jasad korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.35 Wita berkat kerja sama tim SAR gabungan dan koordinasi yang baik. Selanjutnya korban dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah menggunakan ambulans dari BPBD Kota Denpasar,” jelasnya.

Baca Juga:   Melalui HUT ke-80 RI, ITDC Perkuat Semangat Kebangsaan dan Kolaborasi Pariwisata

Operasi evakuasi tersebut melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, antara lain Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sebanyak 7 personel, Samapta Polda Bali 15 personel, Polsek Denpasar Utara 3 personel, Damkar Kota Denpasar 5 personel, Camat Denpasar Utara, aparat Desa Peguyangan, serta keluarga korban dan masyarakat setempat. (BC5)