
balibercerita.com –
Penataan kabel fiber optik di Kabupaten Badung terus dilakukan secara bertahap. Selasa (18/8), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Badung menyasar Jalan Wanagiri, kawasan simpang kali, sebelah barat patung Nakula-Sahadewa Jimbaran.
Penertiban itu untuk merespons keluhan masyarakat mengenai sejumlah kabel yang berada terlalu rendah dan beberapa kali menjuntai hingga mendekati badan jalan. Kepala Diskominfo Badung, Ketut Gede Arta mengatakan, penataan dilakukan melalui koordinasi dengan Apjatel. Sebelum proses perapian, kabel di lokasi terlebih dahulu ditandai untuk memastikan jaringan yang masih aktif maupun yang sudah tidak digunakan.
“Beberapa kali dikeluhkan karena kondisinya rendah. Kalau kendaraan molen atau bus lewat bisa terkena. Karena itu, kita koordinasikan dengan Apjatel mulai Minggu hingga Senin untuk melakukan penandaan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, penataan difokuskan pada kabel di sisi barat patung Nakula-Sahadewa. Kabel yang sudah tidak aktif dipotong, sedangkan kabel yang masih digunakan dirapikan agar tidak mengganggu pengguna jalan. Sementara, kabel di sisi timur sebelumnya telah ditata. Untuk kabel di sisi utara dan selatan, Diskominfo bersama Apjatel akan menjadwalkan penataan lanjutan.
Material kabel yang sudah tidak digunakan juga menjadi tanggung jawab masing-masing penyedia jaringan untuk dibawa dan ditangani di tempatnya. “Untuk sampah kabel yang sudah tidak digunakan, masing-masing provider yang membawa material tersebut untuk ditangani di tempat masing-masing,” jelasnya.
Menurut Gede Arta, penataan dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kenyamanan aktivitas masyarakat. Selain kenyamanan, hal ini juga untuk mendukung masyarakat dalam menjalankan aktivitas adat dan budaya. Kabel yang terlalu rendah tidak hanya berpotensi mengganggu kendaraan, tetapi juga dapat mengurangi estetika kawasan serta menghambat kegiatan masyarakat.
Penataan jaringan tersebut menjadi bagian dari agenda berkelanjutan Diskominfo Badung bersama Apjatel. Sejumlah titik lain di wilayah Badung juga telah masuk dalam rencana penertiban secara bertahap.
Di sisi lain, pihaknya terus mendorong penyedia jaringan untuk ikut melakukan penataan secara mandiri, terutama pada lokasi yang telah memiliki saluran utilitas. “Ini juga kita koordinasikan dengan Dinas PUPR, agar titik yang sudah tersedia saluran utilitas dapat dilakukan penurunan,” imbuhnya.
Terpisah, Kasi Trantib Kecamatan Kuta Selatan, Kadek Agus Alit Juwita mengatakan, pihaknya turut mendampingi proses perapian dan pemotongan kabel yang sudah tidak aktif di simpang kali. Pendampingan dilakukan untuk memastikan proses berjalan aman, mengingat kondisi kabel di kawasan tersebut relatif rendah dan sebelumnya beberapa kali sempat putus.
Penataan ini juga merespons permintaan warga yang akan melaksanakan upacara Pitra Yadnya. “Kita ikut mengamankan proses penertiban yang dilaksanakan Diskominfo bersama Apjatel. Jadi yang dirapikan tadi kabel yang menjuntai rendah dan yang tidak aktif. Sisanya nanti katanya akan diagendakan ulang untuk ditata,” terangnya.
Menurutnya, titik yang ditangani kali ini berada pada jalur dari arah Samasta. Penataan berikutnya akan dilaksanakan secara bertahap mengikuti agenda yang telah disusun, sejalan dengan upaya pemerintah menjaga jaringan telekomunikasi tetap tertib tanpa mengesampingkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. (BC5)

















