balibercerita.com –
Kabar kurang sedap datang dari Bali United. Bek tengah asal Brasil, Joao Ferrari, mengalami cedera pada kaki kanannya dan terancam menepi dalam waktu cukup lama.
Kondisi tersebut diketahui usai laga Bali United kontra PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Jumat (4/9) malam. Ferrari terlihat mengenakan alat bantu medis berupa brace atau deker pada kaki kanannya setelah pertandingan.
Ferrari dikabarkan mengalami cedera pada bagian medial collateral ligament (MCL) grade 2. Kondisi tersebut membuat bek tengah Bali United itu membutuhkan waktu pemulihan sebelum kembali memperkuat Serdadu Tridatu.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen membenarkan kondisi tersebut. Pelatih asal Belanda itu menyebut Ferrari kemungkinan harus absen cukup lama akibat cedera yang dialaminya. “Ferrari mungkin absen dalam waktu cukup lama,” ujar Jansen.
Absennya Ferrari menjadi tantangan tersendiri bagi Bali United, terlebih tim tengah menghadapi jadwal pertandingan yang cukup padat. Kendati demikian, Jansen meminta seluruh elemen tim dan suporter memberikan dukungan agar sang pemain dapat segera pulih. “Mari kita berikan support untuk bisa segera pertandingan berikutnya,” katanya.
Situasi tersebut membuat kedalaman skuad menjadi salah satu perhatian Bali United. Namun, Jansen menegaskan timnya tetap memiliki pemain yang siap mengisi posisi yang ditinggalkan Ferrari.
Sebelumnya, muncul pembahasan mengenai padatnya jadwal pertandingan, termasuk kemungkinan tiga pertandingan dalam kurun waktu lima hari. Jansen menyebut kondisi tersebut menjadi bagian yang harus dipersiapkan tim dengan memanfaatkan seluruh pemain yang tersedia.
Ia menilai para pemain dan staf telah menunjukkan kesiapan menghadapi situasi tersebut. Rotasi menjadi penting agar kondisi pemain tetap terjaga di tengah jadwal yang padat. (BC5)

















