Tabanan, balibercerita.com –
Upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan terhadap seorang kakek berusia 80 tahun asal Banjar Bantas, Desa Panarukan, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, yang menghilang, akhirnya membuahkan hasil. Petugas menemukan jasad Made Toka pada Rabu (16/2) sekitar pukul 09.10 Wita.
Jenazah korban ditemukan di muara Tukad Pancoran Tabanan, dengan kondisi tersangkut di akar pohon bakau. Tepatnya di daerah pertemuan arus sungai dengan pantai yang berjarak 6,5 kilometer arah barat daya dari lokasi diduga korban terjatuh.
“Operasi SAR hari ini, tim SAR gabungan dibagi dalam 3 SRU melakukan penyisiran di seputaran sungai. Berselang 15 menit, diterima informasi dari warga bahwa korban ditemukan,” terang Gede Darmada, S.E., M.A.P., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali).
Atas informasi tersebut, tim SAR langsung menuju lokasi dan mengevakuasi jenazah korban. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Tabanan menggunakan ambulance Relawan Mandiri. Unsur SAR yang terlibat diantaranya Basarnas Bali, Polairud Polres Tabanan, Buser Polres Tabanan, Polsek Kerambitan, Bhabinkamtibmas, BPBD Tabanan, Tagana Tabanan, Potensi SAR Radio 115, SAI Rescue, relawan mandiri, RAPI Tabanan serta pihak keluarga.
Diberitakan sebelumnya, I Made Toka dilaporkan hilang saat pergi ke sawah pada Selasa (15/2). Posisi sawah relatif dekat dengan Sungai atau Tukad Pancoran yang berlokasi di Desa Panarukan, Kecamatan Kerambitan. (BC5)

















