Hujan Ekstrem Guyur Bali di Luar Musim Hujan

0
187
Hujan
Tim SAR mengevakuasi korban banjir di Jembrana. Hujan ekstrem memicu banjir pada Rabu (10/9), di sejumlah wilayah Bali. (ist)

balibercerita.com –
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bali mencatat curah hujan ekstrem melanda sejumlah wilayah di Bali pada Senin (9/9). Prakirawan Cuaca BMKG Bali, Riski Dwi Saputro mengungkapkan, intensitas hujan yang terjadi tergolong sangat tinggi meskipun saat ini Bali masih dalam masa peralihan musim.

“Berdasarkan data Stasiun Meteorologi Ngurah Rai, curah hujan di Kota Denpasar tercatat mencapai 188 mm, di Kabupaten Jembrana 385 mm, dan di Badung 98,7 mm. Angka ini menunjukkan hujan dengan kategori ekstrem di luar musim hujan,” jelasnya.

Baca Juga:   Kanwilkumham Bali Bentuk Satops Patnal

Riski menambahkan, hujan deras berlangsung cukup merata di wilayah barat, tengah, timur, hingga selatan Bali. Durasi hujan pun sangat panjang. Di beberapa daerah, hujan terjadi mulai siang hingga dini hari keesokan harinya.

Baca Juga:   Cegah Rabies dan Perkembangan Anjing Liar, Dinas Pertanian Denpasar Lakukan Ini

Dari hasil analisis atmosfer, kondisi ekstrem tersebut dipicu oleh aktifnya gelombang ekuatorial Rosby yang memicu pertumbuhan awan konvektif. Ditambah kelembapan udara yang cukup tinggi hingga lapisan 200 mb (12.000 meter), hal ini mendukung terbentuknya awan dengan puncak yang sangat tinggi. “Kondisi ini menimbulkan hujan lebat disertai kilat dan petir di sejumlah wilayah Bali,” terang Riski.

Baca Juga:   Bupati Adi Arnawa Apresiasi Perangkat Daerah Raih WBBM dari Kemenpan RB

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, hingga pohon tumbang. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini