balibercerita.com –
Djakarta Warehouse Project (DWP) telah menjelma menjadi salah satu festival musik paling diburu di Asia Tenggara. Setelah lebih dari satu dekade menghadirkan DJ dan musisi elektronik kelas dunia, para penggemar tak ragu mengamankan tiket sejak masa presale dibuka pada 28 Juni lalu.
DWP 2026 dipastikan berlangsung selama tiga hari pada 11-13 Desember 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Kepastian jadwal ini sekaligus menandai kembalinya festival tersebut ke “rumahnya” di Jakarta dan ke bulan Desember yang selama ini identik dengan penyelenggaraan DWP.
Head of Brand Marketing Ismaya Live, Argi Wibawa mengaku antusiasme yang muncul bahkan sebelum tiket dijual menjadi sinyal kuat besarnya ekspektasi para penggemar. “Terima kasih atas antusiasme luar biasa yang sudah kami lihat menjelang presale ini. Ini menunjukkan bahwa para penggemar kami sama siapnya dengan kami untuk DWP26,” ujarnya.
Menurut Argi, pembukaan tiket menjadi langkah awal menuju berbagai pengumuman besar yang akan disampaikan dalam beberapa bulan mendatang. “Ini baru langkah pertama. Hitung mundur menuju Desember dimulai sekarang, dan kami tidak sabar untuk menunjukkan apa yang akan datang,” katanya.
Sebelumnya, melalui perilisan aftermovie DWP 2025 yang tahun lalu digelar di Bali, Ismaya Live sempat mengumumkan jadwal DWP 2026 pada Oktober. Namun dalam pengumuman terbaru, penyelenggara memastikan festival akan berlangsung pada 11, 12, dan 13 Desember 2026.
Bagi komunitas DWP, kembalinya festival ke Jakarta pada penghujung tahun memiliki makna tersendiri. Desember dianggap sebagai periode paling ikonik dalam sejarah perjalanan DWP, saat semangat perayaan akhir tahun berpadu dengan energi musik elektronik dari berbagai penjuru dunia.
Selama ini, DWP tidak hanya menjadi festival musik, tetapi juga menjadi ajang berkumpulnya komunitas global. Ratusan ribu pengunjung dari berbagai negara telah menjadikan Jakarta sebagai salah satu destinasi penting dalam peta festival musik dansa internasional.
Untuk kategori general admission (GA) tiga hari, tiket dijual mulai Rp1,7 juta pada tahap early entry 1. Sementara, tiket VIP dibanderol mulai Rp3,9 juta. Panitia juga menyediakan paket grup serta pilihan akomodasi resmi melalui kerja sama dengan sejumlah hotel di sekitar kawasan JIExpo.
Dengan hitung mundur yang telah dimulai, DWP 2026 kembali bersiap menjadi magnet bagi puluhan ribu penikmat musik elektronik dari dalam maupun luar negeri, sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu pusat festival musik terbesar di kawasan Asia Tenggara. (BC5)


















